Kasus Duel Berdarah, Kapolsek Pekat Bergerak Cepat Netralisir Situasi

oleh -27 views
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto SIK., M.Si

DOMPU, SR (4/2/2020)

Polsek Pekat Kabupaten Dompu bersikap sigap terkait kasus duel berdarah pada acara orghen tunggal di Dusun Soritatanga, Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Senin dinihari. Kapolsek IPDA Abdul Malik bersama anggotanya langsung turun ke TKP, menetralisir situasi dan membawa kedua korban, Suwandi (40) dan Suherman (45) yang terluka ke Rumah Sakit Pratama Manggelewa Dompu. Saat itu juga Kapolsek menghentikan acara karena tidak memiliki izin keramaian dari pihak kepolisian maupun pemberitahuan kepada pihak desa, sekaligus menghimbau para pengunjung untuk membubarkan diri.

DPRD

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Artanto SIK M.Si dalam keterangan persnya, Senin (3/2/2020) mengatakan, langkah cepat Polsek setempat untuk mengantisipasi agar tidak meluas dalam rangka terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif. Kapolsek dan jajarannya juga sudah mendatangi keluarga dari keduanya untuk bersama-sama meredam emosi dan mempercayakan penyelesaiannya kepada pihak kepolisian untuk dicarikan solusi terbaik,” ujar Kabidhumas Polda NTB.

Seperti diberitakan, Suwandi (40) dan Suherman (45)—keduanya warga Soro Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, dilarikan ke rumah sakit, setelah terlibat duel berujung saling bacok dan tebas di acara orghen tunggal yang digelar di Dusun Soritatanga, Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Senin dinihari. Perkelahian keduanya diduga karena salah paham. Kejadian tersebut berawal dari adanya kegiatan Orghen Tunggal malam yang diadakan oleh Junaidin Madi (50) warga Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat di halaman rumahnya tepatnya di pinggir pantai Dusun Soritatanga. Acara itu didatangi banyak pengunjung, bukan hanya dari desa setempat tapi juga dari desa lainnya. Saat malam sudah mulai larut, sekitar pukul 01.00 dinihari, Suwandi menegur Suherman yang sedang berjoget untuk turun dari atas panggung. Karena ditegur, Suherman emosi lalu memukul Suwandi. Tak hanya itu Suherman mencabut pisau belatinya seraya menusukkan ke leher Suwandi hingga terluka. Merasa jiwanya terancam akhirnya Suwandi mengeluarkan sebilah parang kemudian menebas Suherman sehingga terluka di bagian bahu kanan. (SR)

DPRD DPRD
Baca Juga  Petugas Kehutanan Harus Dirotasi