Rektor UTS Pengganti Andy Tirta Adalah Ilmuwan Dunia Jebolan Korea

oleh -141 views

SUMBAWA BESAR, SR (2/1/2020)

Dr. Andy Tirta M.Sc tak lama lagi akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Rektor Universitas Teknologi Sumbawa (UTS). Jabatan yang sudah disandangnya sejak 11 Maret 2016 tersebut akan dilepas pada 14 Februari 2020 mendatang. Namun sebelum melepas jabatan sebagai orang nomor satu di civitas akademika kampus yang berada di kaki Bukit Olat Maras ini, Mas Boy—sapaan mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia (BEM FTUI) tersebut, diberikan tugas khusus oleh pendiri UTS untuk mencari penggantinya. Untuk mencari penggantinya, tentu Mas Boy harus mencari yang lebih baik dari dirinya. Dengan ikhtiar yang alot, pengganti ideal sebagai Rektor UTS yang baru akhirnya ditemukan.

DPRD

Pendiri UTS, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc yang ditemui SAMAWAREA di Pendopo Gubernur NTB, Sabtu (1/2/2020), mengakui sudah ada pengganti Andy Tirta sebagai Rektor UTS yang baru. Pengganti tersebut adalah Dr. Ir. Chairul Hudaya, ST., M.Eng., IPM. Usianya masih muda. Pria kelahiran Bandar Harapan, 2 Mei 1984 ini merupakan kakak tingkat Andy Tirta di Universitas Indonesia maupun di Korea. Untuk mendatangkan jebolan Doktor Bidang Energi dan Teknik Lingkungan, University of Science and Technology, Campus Korea Institute of Science and Technology (UST-KIST), Seoul—Daejeon 2016 ini, butuh perjuangan yang panjang. Sebab Doktor Hudaya–demikian Ia disapa, masih menjabat sebagai Asisten Profesor Ketua Program Studi Magister Teknik Sistem Energi, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia (UI).

Baca Juga  Ratusan Mahasiswa ASEAN Bangga Disambut Sultan Sumbawa

Yang menarik dari Doktor Hudaya menurut Bang Zul—sapaan akrab tokoh nasional yang kini menjabat Gubernur NTB ini, bahwa Calon Rektor UTS tersebut sudah biasa mendatangkan proyek bernilai puluhan miliar rupiah. Doktor Hudaya juga merupakan “dewa” di bidang teknik sistem energy terutama teknik listrik seperti Bahan Energi, Penyimpanan Energi, Sistem Tenaga, dan Energi Terbarukan, serta tercatat sebagai ilmuwan dunia. Nantinya di bawah kepemimpinan Dr. Hudaya, UTS diharapkan mampu memproduksi mobil listrik dan lainnya karena dikenal sangat ahli untuk bahan listrik. “Hadirnya orang-orang hebat seperti Doktor Arif, Doktor Andy Tirta dan Doktor Hudaya ini menjadikan UTS symbol dan menarik bagi talenta-talenta muda,” kata Bang Zul. “Kita sangat senang karena dapat lagi anak muda seperti Andy Tirta untuk memimpin UTS,” tambahnya, sembari menyebutkan rencana pergantian Rektor UTS ini akan dilaksanakan pada 14 Februari 2020 mendatang.

Profil Dr. Hudaya

Dr. Hudaya memperoleh gelar sarjana, master, dan Ph.D dari Universitas Indonesia, Seoul National University, dan Universitas Sains dan Teknologi – Kampus Institut Sains dan Teknologi Korea (UST – KIST) masing-masing pada tahun 2006, 2009, dan 2016. Selama penyelesaian studi doktoral, Dr. Hudaya menerima Penghargaan Riset Unggulan dari Walikota Daejeon City – Korea (2016), Penghargaan Akademik Unggul dari Presiden KIST (2016) dan Penghargaan Unggulan Bidang Kertas dari Presiden UST (2015), karena untuk kinerja luar biasa dalam penelitian. Pada tahun 2017, ia menerima berbagai penghargaan termasuk Penghargaan Pertama dari Pertamina Idegila Energy Competition, Hadiah Pertama dari Dosen Berprestasi di Universitas Indonesia, Duta Besar Kehormatan UST untuk Luar Negeri untuk Indonesia, Runner-up (Pemenang ke-2) Dosen Luar Biasa di Tingkat Nasional dari Kementerian Perindustrian Penelitian, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi – Kemenristek Dikti dan ASEAN Young Scientist and Technologist Award (AYSTA). Dia adalah seorang ahli dalam teknologi berbasis vakum dan plasma seperti pengendapan uap fisik (PVD), deposisi uap kimia (CVD) dan sistem PVD-CVD gabungan. Selain itu, Dr. Hudaya berpengalaman dalam pembuatan baterai lithium-ion dalam bentuk sel koin dan kantong. Saat ini, ia telah menulis lebih dari 30 makalah peer-review dan memegang 6 paten Korea. Dia sekarang menjadi asisten profesor di Departemen Teknik Elektro Universitas Indonesia. Dia juga menjabat sebagai Kepala Teknik Sistem Energi (Program Studi Magister) Fakultas Teknik UI dan Manajer Keuangan dan Hibah, SMART CITY UI. Minat penelitiannya meliputi bahan-bahan canggih untuk aplikasi penyimpanan energi dan bahan elektronik termasuk, tetapi tidak terbatas pada baterai lithium-ion, superkapasitor hibrida, superkonduktor, bahan pemanas transparan, energi terbarukan, sistem tenaga listrik, dan ekonomi dan manajemen energi. (JEN/SR)

DPRD DPRD