Gubernur Targetkan Penambahan Fasilitas Difabel Tuntas Akhir 2020

oleh -0 views

MATARAM, SR (28/1/2020)

Pemprov NTB akan menambah sarana dan prasarana akses bagi penyandang disabilitas di gedung-gedung pelayanan pemerintahan di lingkup Pemprov setempat. Mengingat saat ini, pemenuhan fasilitas itu justru baru sebatas pada fasilitas toiletnya. Sementara fasilitas lainnya belum bisa diberikan secara optimal.   “Insya Allah, kita upayakan pelan-pelan semua kebutuhan penyandang disabilitas akan bisa kita penuhi di NTB. Caranya, kita mulai dulu di kantor pemerintahan,” ujar Gubernur NTB, Dr H Zulkieflimansyah M.Sc saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) NTB di kediaman H. Rachmat Hidayat di Jalan Panji Masyarakat, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Minggu (26/1) petang, kemarin.

Gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini mengaku, pemenuhan fasilitas bagi penyandang disabilitas memang gampang diucapkan. Namun pada praktiknya hal tersebut sangat sulit diaplikasikan. Hal ini, lantaran pemenuhan fasilitas bagi penyandang disabilitas masuk katagori merubah mindshet masyarakat secara umum. “Kami akan coba mendata sarana dan prasarana apa saja yang dibutuhkan oleh para penyandang disabilitas itu, sehingga friendly pada difabel di NTB bisa kita wujudkan,” Bang Zul. “Insya Allah, kami akan berupaya menyiapkan segala fasilitas agar difabel ini memiliki kesamaan hak dengan warga NTB pada umumnya. Termasuk bagaimana, kita siapkan akses pekerjaan melalui program pemda NTB,” sambungnya.

Selain kantor layanan pemerintahan, akses ramah disabilitas nantinya juga terdapat di fasilitas publik, seperti trotoar hingga jembatan penyeberangan orang (JPO). Petugas layanan juga akan diberi pelatihan khusus supaya dapat melayani warga penyandang disabilitas. “Saya punya mimpi NTB bisa meniru Stadiun Old Trafford milik Manchester United. Disana itu, ada fasilitas khusus bagi penyandang disabilitas menonton sepak bola. Insya Allah, kita pelan-pelan mememuhinya. Termasuk, bagaimana peningkatan pendidikan bagi penyandang disabilitas juga akan kita bisa fikirkan untuk disamakan,” tegas Gubernur.

Baca Juga  Hari ini Tambah 18, Positif Covid di NTB Capai 268 Orang

Gubernur NTB menargetkan, semua perbaikan dan penambahan fasilitas itu dapat tuntas pada akhir 2020 mendatang. “Selamat juga pada Ibu Selly dan Pak Rachmat selaku pembina difabel di NTB, tolong acara-acara positif kayak gini lebih intens dilakukan. Sehingga, kita tahu apa maunya kawan-kawan penyandang disabilitas itu,” tandas Zulkieflimansyah.

Sementara itu, Ketua DPD Pertuni NTB Fitri Nugrahaningrum meminta, pada HUT yang ke-54 kali ini, seyogyanya para penyandang disabiltas tidak lagi dimarginalkan. “Pak Gubernur kami ini bukan penyakit. Tapi, kami juga adalah warganya yang punya hak yang sama dengan warga lainnya. Semoga adanya peringatan ini, semua uneg-uneg kaum disabilitas dapat pak Gubernur dengarkan,” ungkap Fitri. “Yang pasti Pak gubernur. Kita butuh kerja nyata. Yakni, bagaimana kami diberikan peluang dan hak yang sama dengan warga NTB lainnya,” tambahnya. (SR)

 

iklan bapenda