Terbelit Kebutuhan Ekonomi, Seorang Satpam Jual Shabu

oleh -5 views

JEMBRANA, SR (17/1/2020)

Polres Jembrana kembali mengungkap penyalahgunaan barang terlarang jenis shabu, dengan terduga PHS (38) alias Erik yang beralamat Banjar Dangin Tukadaya, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, Kamis (16/1). Pelaku yang kesehariannya berprofesi sebagai Satpam di salah satu perusahaan di Jembrana, nekat menyalahgunakan atau menjual barang terlarang karena terbelit kebutuhan ekonomi.

Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa SIK dalam jumpa persnya didampingi Kasat Narkoba AKP I Komang Muliyadi, SH dan Kasubag Humas Polres Jembrana Iptu I Made Kerta Buana Alit, mengatakan, penangkapan itu berdasarkan informasi masyarakat. Informasi ini ditindaklanjuti Kasat Resnarkoba AKP I Komang Muliyadi SH bersama anggotanya untuk melakukan penyelidikan di seputaran Jalan Merak, Lingkungan Pendem, Jembrana. Saat itu tim melihat terduga berhenti di seputaran jalan tersebut dengan mengendarai sepeda motor. Tanpa pikir panjang, tim meringkusnya dan melakukan penggeledahan badan. Hasilnya ditemukan barang bukti berupa satu buah plastik klip berisikan serbuk kristal bening yang diduga shabu seberat 0.60 gram yang dibungkus menggunakan lembaran tissue, dan ditemukan juga segala peralatan untuk pengisap berupa bong. Terduga langsung digiring ke Polres Jembrana untuk penyidikan lebih lanjut. “Atas perbuatannya tersangka kenakan pasal Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun, serta pidana denda paling sedikit Rp. 800 juta  dan paling banyak Rp 8 Milyar,” tegas Kapolres Adi.

Baca Juga  Polres Dompu Ungkap Tiga Kasus Menonjol Dalam Dua Pekan

Kapolres Adi menghimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap masalah penyalahgunaan narkoba. Belakangan ini penyaluran barang terlarang sudah merambah ke desa-desa. Karena itu Polda Bali menghimbau agar setiap Polres di Bali dapat membentuk desa bebas narkoba. (SR)

DPRD DPRD