Nekat, Indomart di Sumbawa Barat Beroperasi Tanpa Izin

oleh -54 views

SUMBAWA BARAT, SR (10/1/2020)

Benar-benar nekat. Meski tak mendapat izin (IUTM) dari Pemda Sumbawa Barat, namun Indomart yang berlokasi di Jalan Sudirman Kelurahan Dalam Kecamatan Taliwang, berani beroperasi. Padahal operasionalnya sudah ditutup beberapa waktu lalu karena toko berjejaring tersebut tidak menjalankan persyaratan yang diajukan pemerintah.

Ditemui SAMAWAREA, kemarin, Kepala Bidang Perdagangan di Diskoprindagkop Sumbawa Barat, Rahardian M.Si mengaku kaget melihat ada gerai baru PT Indomarco Primastama (Indomart) yang dibuka. Untuk memastikannya Ia sempat berbelanja dan itu memang sudah dibuka dan ada bukti struk pembelanjaan sebagai bukti. Melihat kondisi tersebut dia langsung memberikan rekomendasi kepada DPMPTSP sebagai lembaga yang mengeluarkan ijin IUTM dengan dasar belum melakukan kewajibannya.  Di antaranya bahwa indomart belum memenuhi hak dan kewajibannya kepada Pemda KSB sesuai pasal 4 ayat 2, belum terpenuhi 70% karyawan lokal yang bekerja pada perusahaan tersebut. Selain itu pemenuhan perjanjian pada pasal 7 ayat 1dan 2 sebagai bentuk pelaksanaan CSR belum ditunaikan.

Hal ini merujuk merujuk Peraturan Menteri Perdagangan nomor 70/M-DAG/PER/12/2013 tentang Pedoman Penataan dan Pasar Tradisional Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern, Peraturan Bupati No. 87 tahun 2017 tentang Fasilitas Kemitraan Usaha Mikro dan Menengah (UMKM) dengan toko modern di Sumbawa Barat serta perjanjian kerjasama No. 800/586a/Diskoperindag/VIII/2019 tentang Kemitraan Penguatan Kerjasama Makro Kecil dan Menegah dengan Gerai Indomart Sumbawa Barat. Rahardian juga menekankan, apabila rekomendasi ini tidak diindahkan Koperindag, pihaknya tidak akan bertanggung jawab atas beroperasinya gerai baru Indomart.

Baca Juga  PT BHJ Belum Penuhi Tuntutan Karyawan PHK

Dikonfirmasi terpisah, Kepala DPMPTSP KSB, Drs Tajuddin mengatakan gerai baru Indomart di Jalan Sudirman belum memiliki ijin IUTM sebagaimana laporan Bidang Pengawasan. “Tapi karena baru hari ini saya masuk kantor, saya akan dalami dulu aturannya seperti sanksinya dalam bentuk apa,” akunya.

Ia menegaskan dalam minggu pihaknya akan menggelar rapat memperkuat internal. Setelah itu aka nada proses. “Saat ini pegawai kami stop dulu untuk bergerak sampai rapat penguatan internal selesai. Pada intinya setiap yang melakukan pelanggaran akan kami sikapi dan itu ada sanksinya sebab setiap aturan harus kita tegakkan,” tandasnya.

Sementara itu, Management PT Indomarco Prismatama (Indomart) yang coba dikonfirmasi media ini via telepon seluler, enggan memberikan tanggapannya. (HEN/SR)

DPRD DPRD