Menangkan Gugatan “Beringin Sila”, Pemda Tidak Ganti Rugi 5,7 M

oleh -2 views
Kasubag Pengadaan Tanah Bagian Pertanahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Surbini SE MM

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN BAGIAN PERTANAHAN SETDA SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, SR (9/1/2020)

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumbawa memenangkan gugatan perdata di Pengadilan Negeri Sumbawa, Rabu (8/1/2020) atas sengketa lahan di lokasi pembangunan Bendungan Beringin Sila. Sebelumnya Pemda digugat Lili Bonita dkk yang mengaku memiliki tanah seluas 7,5 hektar yang masuk kawasan pembangunan proyek senilai triliunan rupiah tersebut. Lili Bonita dkk keberatan karena Pemda tidak mengganti rugi atas penggunaan lahan miliknya. Lahan itu diakui sudah dikuasai cukup lama dan dibuktikan dengan penerbitan SPPT PBB sebanyak 3 lembar masing-masing seluas 2,5 hektar. Dalam gugatannya, Lili Bonita dkk meminta ganti kerugian sebesar Rp 5,7 miliar dengan rincian Rp 3,7 miliar ganti rugi lahan, dan Rp 2 miliar ganti rugi tanaman yang berada di atas lahan tersebut. Sedangkan Pemda Sumbawa mengatakan bahwa lahan yang diakui penggugat (Lili Bonita dkk) berada dalam kawasan hutan yang mengantongi Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH). Ada beberapa pihak yang digugat. Adalah Pemkab Sumbawa tergugat 1, PT. Berantas Abipraya tergugat 2, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tergugat 3, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Balai Pengelolahan Hutan Puncak Ngengas tergugat 4. Selain itu Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat I turut tergugat 1, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI turut tergugat 2. “Alhamdulillah, pengadilan menolak gugatan mereka,” ucap Kabag Pertanahan Setda Sumbawa melalui Kasubag Pengadaan Tanah, Surbini, SE., MM, Kamis (9/1/2020).

Baca Juga  Gubernur: Jangan Pilih Pemimpin yang Memperkaya Diri dan Sekutunya

Majelis hakim menyatakan bahwa proses yang dilakukan Pemkab Sumbawa melalui Bagian Pertanahan dalam pengurusan ijinnya sudah sesuai dengan aturan. Dan tanah itu masuk dalam peta kawasan hutan. Ini juga sudah dilakukan sidang di tempat yang lokasinya dicek langsung oleh pihak Pengadilan. “Saat turun ke lokasi ada Pal besar (induk) yang dipasang pihak KPH, sesuai dengan peta kawasan. Kebetulan saya sendiri yang ikut mendampingi teman LHK Provinsi di lokasi itu. Memang kenyataan saat itu masuk dalam kawasan hutan,” jelas Surbini.

Dengan adanya putusan pengadilan, ungkap Surbini, secara aturan dari proses-proses yang telah dilakukan Pemkab Sumbawa melalui Bagian Pertanahan itu sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dan proses pembangunan Bendungan Beringin Sila akan berlanjut karena sudah Disinggung mengenai sikap Lili Bonita dkk terhadap putusan pengadilan, Surbini mengatakan melalui kuasa hukumnya, penggugat menyatakan pikir-pikir apakah menerima putusan atau mengajukan upaya banding. (JEN/SR)

DPRD DPRD