Haji Lalu Budi Tak Paham Haji Husni Berubah Pikiran

oleh -137 views
H. Lalu Budi Suryata SP

Soal Bantahan Dapat Restu

SUMBAWA BESAR, SR (6/1/2020)

DPRD

Pengakuan H Lalu Budi Suryata SP yang mendapat restu HM Husni Djibril B.Sc untuk maju pada Pilkada Sumbawa 2020, telah dibantah. Dalam pernyataannya yang dilansir sejumlah media online, HM Husni Djibril B.Sc menegaskan tidak pernah memberi restu kepada siapapun termasuk kepada Lalu Budi Suryata.

Terhadap bantahan itu, H. Lalu Budi Suryata SP yang dimintai tanggapannya, Senin (6/1/2020) malam ini, tetap bersikukuh telah mendapat restu Haji Husni selaku politisi senior PDIP yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Sumbawa. Haji Budi—akrab Sekretaris PDIP NTB ini disapa mengaku sebelumnya sudah menghubungi Haji Husni untuk meminta petunjuk terkait penunjukkannya oleh PDIP untuk maju pada Pilkada Sumbawa berpasangan dengan Dewi Noviany M.Pd (Novi). Haji Husni langsung memberikan restu dan dukungannya, serta memintanya untuk segera melakukan sosialisasi. “Saya sudah telpon Pak Bupati meminta petunjuk terkait penunjukkan saya. Beliau katakan suruh saya maju dan segera sosialisasi, nanti saya akan bantu kamu. Seperti itu yang dikatakan beliau,” ungkap Ketua Fraksi Bintang Perjuangan Nurani Rakyat DPRD NTB ini.

Ketika kini Haji Husni berubah pikiran dan tidak mengakui hal itu, Haji Budi mengaku tidak paham. “Kalau sekarang beliau berubah pikiran, saya juga tidak paham,” ujarnya.

Seperti diberitakan SAMAWAREA, Politisi PDI Perjuangan, H. Lalu Budi Suryata SP mantap untuk menggantikan HM Husni Djibril B.Sc maju pada Pilkada Sumbawa 2020. Selain mengantongi restu partai, Lalu Budi—sapaan mantan Ketua DPRD Sumbawa ini juga mendapat dukungan penuh dari Haji Husni yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Sumbawa. Menurut Haji Lalu Budi, ini sebagai tindaklanjut dari dari koalisi PKS—PDIP yang sudah mengerucutkan satu nama yakni Lalu Budi Suryata untuk diusung PDIP pada Pilkada Sumbawa mendatang. Sedangkan PKS mengajukan nama Dewi Noviany M.Pd. Mengenai siapa yang menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa dari koalisi ini, menurut Lalu Budi, akan dilakukan survey dengan skema Novi—Budi dan Budi—Novi. Ketika hasil survey menempatkan Novi—Budi tertinggi, itulah yang ditetapkan. Demikian sebaliknya ketika Budi—Novi yang tertinggi.

Baca Juga  Doktor Zul Janji Bangun SDM NTB Sampai ke Desa

Keputusan koalisi ini lanjut Lalu Budi, akan terus digalang, dikongkritkan dan diformalkan dalam bentuk keputusan. Terhadap keputusan koalisi ini Lalu Budi mengaku sudah menghubungi HM Husni Djibril Bupati Sumbawa tersebut atas ijin dan restu partai terhadap dirinya. Haji Husni Djibril juga sudah menghubunginya dan menyatakan siap memberikan dukungan penuh. Bahkan Haji Husni menyarankannya untuk menghubungi dan mensosialisasikan keputusan koalisi PKS—PDIP itu kepada tim-tim yang sudah dibentuk termasuk keluarga besar PDIP di Kabupaten Sumbawa, sehingga Lalu Budi memiliki suara signifikan saat dilakukan survey nanti. Bahkan memintanya untuk segera memasang baliho sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat. Selain itu ungkap Lalu Budi, Haji Husni secara tegas menyatakan sebagai kader partai akan tunduk dan taat terhadap keputusan partai. Apapun yang diputuskan partai akan diterima dan dilaksanakan, termasuk mengusung H. Lalu Budi Suryata SP. (SR)

DPRD DPRD