Haji Budi: Tidak Tunduk pada Keputusan Partai Merugikan Diri Sendiri

oleh -12 views
H. Lalu Budi Suryata SP

SUMBAWA BESAR, SR (6/1/2020)

Sekretaris DPD PDI Perjuangan NTB, H. Lalu Budi Suryata SP menegaskan sebagai kader dan petugas partai akan tunduk dan taat terhadap keputusan partai termasuk menunjuk dan memerintahkan dirinya untuk maju pada Pilkada Sumbawa. Hal ini menanggapi adanya penolakan terhadap dirinya dalam mengemban amanah partai. Untuk saat ini ungkap Haji Budi—akrab mantan ketua DPRD Sumbawa, PDIP tengah membangun koalisi dengan PKS dalam rangka mengusung pasangan calon di Pilkada Kabupaten/Kota di NTB. Dari 10 kabupaten/kota, yang sudah klir adalah koalisi PDIP—PKS di Kota Mataram, KSB dan Kabupaten Sumbawa. Untuk Kota Mataram dan KSB sudah ditetapkan pasangan calon yang akan diusung dan telah diajukan ke DPP masing-masing. Sedangkan Pilkada Sumbawa sampai saat ini masih berproses terkait orang dan skema pasangan calon. “Untuk Sumbawa, semua berproses sesuai ketentuan partai, dan sampai sekarang masih berproses,” kata Haji Lalu Budi kepada SAMAWAREA, Senin (6/1/2020) malam ini.

DPRD

Terkait dengan adanya penolakan kader PDIP terhadap keputusan partai terutama yang mendorong dirinya maju di Pilkada Sumbawa, Haji Budi menyatakan tidak mempersoalkannya karena merupakan hak kader bersangkutan. Haji Budi hanya mengingatkan para kader PDIP agar tidak melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan ketentuan partai, karena akan merugikan diri sendiri dan partai.

Sesuai mekanisme partai, lanjut Haji Budi, yang menentukan hitam dan putihnya keputusan untuk Pilkada kabupaten/Kota adalah DPD dan DPP. “Jadi kita tunggu saja. Mari kita jaga soliditas partai dan kondusifitas daerah kita,” ajak Haji Budi. (JEN/SR)

DPRD DPRD
Baca Juga  Jelang Pilgub NTB, PKS Sumbawa Pertajam Konsolidasi