Polisi Temukan Senjata Tajam di Rumah Kontrakan Korban Mutilasi

oleh -19 views

Olah TKP, Polres Libatkan Unit Jatanras Polda NTB   

SUMBAWA BESAR, SR (5/1/2020)

Hingga kini, Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sumbawa masih terus bekerja keras untuk melengkapi sejumlah alat bukti dalam mengungkap kasus pembunuhan dengan cara mutilasi terhadap Siti Aminah (44)—penghuni rumah kontrakan di Kebayan, Kelurahan Brang Biji, Sumbawa. Untuk kesekian kalinya, tim Reskrim melakukan olah TKP. Pada olah TKP, Minggu (5/1) siang tadi, Reskrim Polres Sumbawa melibatkan Unit Jatanras Polda NTB.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, IPTU Faisal Afrihadi SH yang ditemui SAMAWAREA di lokasi, mengatakan, olah TKP ini dilakukan secara berulang-ulang untuk mendapatkan bukti petunjuk. Olah TKP kali ini dilakukan pasca otopsi terhadap jasad korban guna mengetahui penyebab awal kematian korban. Dalam olah TKP tersebut, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti seperti kulkas yang menjadi wadah tempat menyimpan potongan tubuh korban, serta senjata tajam yang diduga digunakan untuk memutilasi korban, dan barang lainnya yang diduga ada kaitannya dengan tindak pidana tersebut. “Kami berharap dari barang bukti di TKP ini menjadi petunjuk yang bisa membantu dalam mengungkap perkara ini,” ujarnya.

Ia mengakui, olah TKP tersebut melibatkan Unit Jatanras Polda NTB yang dipimpin Kasubdit IV Kompol Chandra SIK. Pihak Polda ini nantinya akan membantu menganalisa, evaluasi dan asistensi terhadap langkah-langkah yang sudah dilakukan jajarannya. Mengenai saksi, Kasat Faisal mengaku sudah memeriksa 12 orang, dan masih belum mengarah kepada tersangka. “Kami terus mendalami keterangan saksi, jika sudah ada titik terang akan kami sampaikan,” pungkasnya.

Baca Juga  Shabu Berasal dari Narapidana Lapas Sumbawa  
Olah TKP melibatkan Tim Jatanras Polda NTB

Seperti diberitakan, warga di Lingkungan Kebayan, RT 004 RW 12, Kelurahan Brang Biji, Kabupaten Sumbawa, Jumat (3/1) siang, geger. Sebab, di salah satu rumah kontrakan setempat ditemukan potongan tubuh yang sudah membusuk. Potongan tersebut berada terpisah. Kedua tangan ditemukan di dalam kulkas warna biru, kedua kaki di kulkas warna putih, dan tubuh lainnya ditemukan di dalam coolbox. Polisi yang tiba di TKP berhasil mengidentifikasi potongan jasad tersebut. Ternyata jasad mengenaskan ini adalah Siti Aminah (44) pedagang gorengan yang menempati rumah kontrakan tersebut.

Kasus ini terungkap, setelah tetangga korban mencium bau tak sedap dari dalam rumah kontrakan korban. Merasa curiga, terlebih lagi sudah lama tidak melihat korban, tetangga ini menghubungi suami korban, Muslim alias Lim (46) yang kebetulan berada di Desa Kalimango Kecamatan Alas. Usai shalat Jumat, suami korban datang dan langsung mendobrak pintu rumah itu. Bau busuk pun menyeruak, dan menemukan potongan tubuh korban. Saat itu juga penemuan mengerikan ini dilaporkan ke Polres Sumbawa. Tim Polres terdiri dari anggota SPKT, Piket Reskrim, Opsnal, Identifikasi dan perawat RSUD tiba di lokasi kejadian. Dalam penanganannya, Kasat Faisal mengaku membagi dua tim, yakni satu tim melakukan identifikasi dan olah TKP, tim lainnya melakukan investigasi lapangan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap adanya bukti-bukti petunjuk. Guna identifikasi lebih lanjut, jasad korban dibawa ke RSUD Sumbawa untuk kepentingan otopsi. (JEN/SR)

iklan bapenda