Penanganan Dugaan Penyimpangan RTG Alas Barat Ditarik ke Polres

oleh -8 views
Kasat Reskrim Polres Sumbawa, IPTU Faisal Afrihadi SH

RTG Alas Masih Ditangani Polsek

SUMBAWA BESAR, SR (5/1/2020)

Dugaan penyimpangan bantuan Rumah Tahan Gempa (RTG) ternyata tidak hanya terjadi di Kecamatan Alas, namun juga Alas Barat. Bahkan untuk kasus di Alas Barat yang ditangani Polsek setempat, kini penanganannya sudah ditarik ke Polres Sumbawa.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi SAMAWAREA melalui Kasat Reskrim, IPTU Faisal Afrihadi SH, Minggu (5/1) membenarkan hal itu. Ia menyebutkan ada dua laporan yang diterima yakni laporan dugaan penyimpangan bantuan RTG di Alas dan Alas Barat yang dikerjakan PT HMP. Untuk Alas Barat, ada 7 kelompok masyarakat (Pokmas) yang menyampaikan laporan. Sedangkan Kecamatan Alas ada 3 laporan Pokmas. Yang dilaporkan adalah aplikatornya, dengan dugaan penyimpangan senilai ratusan juta rupiah. Dalam laporannya menyebutkan ada beberapa item barang yang belum diberikan kepada masyarakat. Padahal anggaran untuk membeli barang-barang tersebut sudah masuk ke rekening aplikator.

Untuk penanganan di Alas Barat, diakui Kasat Faisal, sudah ditarik ke Polres Sumbawa dan ditangani penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Sejauh ini masih dalam penyelidikan. Dan dalam waktu dekat akan dilakukan gelar perkara. Jika hasil gelar perkara unsurnya sudah terpenuhi, maka status penanganannya akan ditingkatkan ke penyidikan. Sedangkan RTG Kecamatan Alas, masih ditangani Polsek setempat. Polres masih meminta Polsek untuk memaksimalkan pemeriksaan saksi-saksi. “RTG Alas belum kami tarik ke Polres, karena pemeriksaan saksi masih minim, jadi kami minta penyidik di Polsek Alas untuk maksimal. Sementara Alas Barat, meski sudah ditarik ke Polres, tapi tetap diback-up jajaran Polsek,” pungkasnya. (JEN/SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Ternak Curian Ditemukan di Dompu, Pelaku Ditangkap di Bima