Wanita Dimutilasi, Potongan Tubuh Ditemukan di Kulkas dan Coolbox

oleh -45 views
Korban saat pertama kali ditemukan

SUMBAWA BESAR, SR (3/1/2020)

Sebuah rumah kontrakan di Lingkungan Kebayan, RT 004 RW 12, Kelurahan Brang Biji, Kabupaten Sumbawa, Jumat (3/1) siang, mendadak ramai. Sebab, dalam rumah kontrakan sekaligus kios ini, ditemukan potongan tubuh yang sudah membusuk. Potongan tersebut berada terpisah. Kedua tangan ditemukan di dalam kulkas warna biru, kedua kaki di kulkas warna putih, dan tubuh lainnya ditemukan di dalam coolbox. Polisi yang tiba di TKP berhasil mengidentifikasi potongan jasad tersebut. Ternyata jasad mengenaskan ini adalah Siti Aminah (44) pedagang gorengan yang menempati rumah kontrakan tersebut.

DPRD

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, IPTU Faisal Afrihadi SH, memastikan wanita tersebut adalah korban pembunuhan dengan cara mutilasi. Kasus ini terungkap, setelah tetangga korban mencium bau tak sedap dari dalam rumah kontrakan korban. Merasa curiga, terlebih lagi sudah lama tidak melihat korban, tetangga ini menghubungi suami korban, Muslim alias Lim (46) yang kebetulan berada di Desa Kalimango Kecamatan Alas. Usai shalat Jumat, suami korban datang dan langsung mendobrak pintu rumah itu. Bau busuk pun menyeruak, dan menemukan potongan tubuh korban. Saat itu juga penemuan mengerikan ini dilaporkan ke Polres Sumbawa. Tim Polres terdiri dari anggota SPKT, Piket Reskrim, Opsnal, Identifikasi dan perawat RSUD tiba di lokasi kejadian. Dalam penanganannya, Kasat Faisal mengaku membagi dua tim, yakni satu tim melakukan identifikasi dan olah TKP, tim lainnya melakukan investigasi lapangan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap adanya bukti-bukti petunjuk. Guna identifikasi lebih lanjut, jasad korban dibawa ke RSUD Sumbawa untuk kepentingan otopsi. “Anggota kami masih berada di lapangan, semoga kasus ini segera terungkap,” tandas perwira ramah ini.

Baca Juga  Ungkap Kematian Wayan Rica, Polisi Cek CCTV SPBU

Informasi yang diserap SAMAWAREA, menyebutkan, bahwa korban masih terlihat duduk bersama tetangga pada Hari Natal, 25 Desember 2019 lalu. Korban juga sempat ke pasar untuk membeli bahan-bahan untuk dijual kesehariannya korban berjualan gorengan di Kebayan depan sebuah bengkel. Namun malam hingga beberapa hari kemudian, korban sudah tidak terlihat. Dua hari setelahnya, tetangga mulai mencium bau busuk yang cukup menyengat. Awalnya mengira bau bangkai tikus dari rumah korban. Dan tetangga sempat mengintip dari celah dinding untuk memastikannya. Karena bau itu kian menyengat, akhirnya tetangga menghubungi suami korban. (JEN/SR)

DPRD DPRD