Home / Pendidikan / 40 Kelompok Pramuka Penggalang Unjuk Kehebatan Dalam Lomba Memasak  

40 Kelompok Pramuka Penggalang Unjuk Kehebatan Dalam Lomba Memasak  

SUMBAWA BESAR, SR (25/12/2019)

Jambore Ranting yang diikuti pramuka penggalang dari tingkat SD/MI dan SMP/MTs di Kecamatan Plampang belum lama ini, berlangsung meriah. Pasalnya, mereka beradu keterampilan dalam Lomba Memasak. Para peserta dibagi dalam 40 kelompok terdiri dari 30 kelompok putri dan 10 kelompok putra. Satu kelompok beranggotakan 3 orang. Masakan yang menjadi menu favorit dalam lomba itu adalah Ayam Kampung Siong Sira. Racikan tiga putrid terampil dari SDN Usar ini sukses menggugah selera para penilai.

Dalam kesempatan itu Burhanuddin–Wartawan SAMAWAREA Biro Sumbawa Timur yang juga pegiat Pramuka mengatakan, bahwa Lomba Memasak ini memiliki tujuan dan filosofi. Dari lomba ini anggota Pramuka mempelajari berbagai ilmu keterampilan untuk meningkatkan kreativitas, wawasan, hingga skil-skil untuk bertahan hidup, termasuk kemampuan memasak beragam hidangan. Bahkan, dalam setiap acara Jambore atau kegiatan pramuka lainnya, Jambore kali ini lomba memasak untuk para anggota Pramuka tingkat penggalang dipraktekan secara langsung di hadapan penilai dan penonton. “Di balik lomba ini ternyata ada beberapa tujuan positif dan nilai-nilai kepramukaan yang dapat dipetik oleh para peserta lomba yakni, kecakapan hidup, kreativitas, dan kompetisi,” kata Bur yang juga Pembina Komunitas Petang ini.

Sementara Pengurus Kwartir Ranting Pramuka Kecamatan Plampang, Erni menyebutkan lomba-lomba seperti ini kerap diadakan pada event Jambore (tingkat penggalang atau berusia di bawah 16 tahun). ia mengakui lomba ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan diri. Anggota Pramuka dituntut untuk membiasakan diri menghadapi hal-hal baru yang sebelumnya tidak pernah mereka lakukan sehari-hari, termasuk memasak.

Para anggota pramuka termasuk pemuda Indonesia, lanjut Erni, harus menghargai semua proses dalam kehidupan, khususnya dalam hal pengembangan diri. “Banyak yang bilang bahwa pemuda adalah harapan bangsa. Tapi sayangnya, mereka sering melupakan setiap proses yang harus mereka lalui. Saya harap semua pemuda Indonesia mulai menyadari hal tersebut. Karena saya yakin, suatu saat nanti semua orang akan mengatakan bahwa menantu idaman adalah anggota pramuka,” tukasnya. (BUR/SR)

Lihat Juga

Tanpa Riwayat, Mahasiswi UTS Terpapar Covid

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (8/7/2020) Dua kasus baru positif Covid asal Kabupaten Sumbawa yang dirilis Gugus ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *