Evaluasi Pemprov Terhadap APBD Sumbawa 2020 Telah Disempurnakan

oleh -1 views

SUMBAWA BESAR, SR (20/12/2019)

Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa melalui TAPD bersama Banggar DPRD Sumbawa sudah melaksanakan penyempurnaan APBD 2020, sebagai tindaklanjut dari hasil evaluasi Pemerintah Provinsi.

Menurut Kepala BPKAD Sumbawa, Wirawan Ahmad S.Si MT yang ditemui Kamis (19/12) kemarin, bahwa secara umum hasil evaluasi propinsi tidak ada masalah yang cukup krusial. Hanya ada beberapa saran pada bidang pendapatan dan belanja. Untuk belanja, Pemprov melakukan koreksi-koreksi agar item-item belanja sesuai program dan kegiatannya. Bidang pendapatan, Pemprov menyarankan beberapa hal berkaitan dengan pendapatan asli daerah (PAD) yang harus terus dilakukan ekstensifikasi pendapatan asli daerah agar menunjukkan trend peningkatan. Kemudian soal dana perimbangan, Pemda Sumbawa dituntut untuk terus melakukan koordinasi dan mematuhi segala regulasi yang diberikan pusat dalam rangka pengusulan program. Ini dilakukan agar trend dana perimbangan yang dialokasikan ke Pemda terus mengalami peningkatan. Paling penting, lanjut Wirawan, pemprov mengeluarkan beberapa instruksi atau arahan berkaitan dengan penggunaan dana DAK bagi hasil propinsi. Dana ini menekankan agar bagi hasil pajak kendaraan bermotor diarahkan untuk perbaikan sarana transportasi. Kemudian pemerintah kabupaten diharapkan mensupport dan melakukan penagihan pajak-pajak propinsi di kabupaten agar lebih banyak mendapatkan hasil. Dan pajak rokok diprioritas untuk kegiatan-kegiatan yang berorientasi meningkatkan kesejahteran masyarakat. Catatan lainnya dari Pemprov masih berkaitan dengan belanja.  Pemprov menginstruksikan agar program yang ada di dalam APBD kabupaten dapat mensupport program-program propinsi, seperti Zero Waste, pemberdayaan Posyandu dan lainnya. Pemprov juga mengingatkan  kabupaten agar segala sesuatu yang berkaitan dengan regulasi pemerintah pusat pempus terutama mandatory spending, harus diakomdir dalam APBD 2020. “Semua saran, masukan, dan instruksi Pemprov sudah kita laksanakan,” tandasnya.

Baca Juga  Tim Gugus Tugas Kunjungi Gudang Bulog, Pastikan Kualitas Sembako JPS Gemilang

Terhadap masukan propinsi ini, Wirawan mengaku sudah disampaikan ke Banggar DPRD Sumbawa, dan telah disepakati, sehingga rangkaian proses penyusunan APBD dari tahapan Musrembang, reses, KUAPPAS, penetapan RKPD sampai dengan pembahasan RAPBD-nya, paripurna persetujuan bersama, evaluasi propinsi dan penyempurnaan, semuanya sudah beres. “Tinggal kita lanjutkan dengan pengesahan DPA yang kemudian menjadi Perda dan diundangkan dalam lembaran daerah untuk ditindaklanjuti dengan asistensi dan pengesahan dokumen pelaksanan anggaran masing-masing OPD. Sehingga semua program bisa kita mulai dari awal tahun,” pungkasnya. (JEN/SR)

iklan bapenda