Kerap Perkosa Korban, Perampok Bejat ini Ditembak Polisi

oleh -42 views

LOMBOK BARAT, SR (5/12/2019)

Tim Resmob Jatanras Polda NTB meringkus otak perampokan yang kerap memperkosa korbannya, Kamis (5/12) siang sekitar pukul 12.00 Wita. Dalam penangkapan yang cukup dramatis di Bukit Cendimanik, Sekotong, Lombok Barat ini, tim terpaksa melepas tembakan untuk melumpuhkan pelaku yang paling dicari ini. Pasalnya pelaku berinisial AZ (43) yang dikenal dengan panggilan Kapten ini, melakukan perlawanan saat dikepung polisi. Kapten ditangkap setelah setahun menghilang dari aksinya di dua TKP bersama 5 orang anggotanya yang sebelumnya sudah tertangkap. Karena itu Polres Lombok Barat mencatat nama Kapten dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 31 Desember 2018 lalu. Kapten juga merupakan residivis kasus pencurian ternak.

DPRD
Bangga difoto, otak kasus perampokan ini bergaya dengan mengangkat dua jempol

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol H Purnama SIK dalam keterangan persnya, menyebutkan sebelum tertangkap, Kapten bersama kawanannya beraksi di dua TKP. TKP pertama di Dusun Lingkok Joet Desa Cendimanik, 17 Desember 2018 lalu pukul pukul 00.05 dinihari. Saat itu para perampok ini beraksi di kediaman seorang wanita berinisial SM. Korban yang tertidur terjaga setelah mendengar suara ribut di luar rumahnya. Korban keluar kamar dan melihat 6 orang tersangka mengenakan penutup wajah (cadar). Korban panik lalu masuk kamar dan bersembunyi. Tak berselang lama, para pelaku masuk ke kamar korban mengambil sepeda motor dan mengambil barang berharga lainnya seperti BPKB, STNK, HP Oppo A77 dan uang tunai Rp 32 ribu. Sebelum meninggalkan kamar tersebut, Kapten sebagai otak aksi itu memperkosa korbannya. Selanjutnya kawanan ini berpindah ke rumah lainnya, tidak jauh dari rumah korban SM. Mereka menyasar rumah NR—seorang wanita desa setempat, dengan cara mendobrak pintu. Namun hanya satu orang pelaku yang masuk, sambil menghunus parang dan melengkapi diri dengan senjata api. HP, STNK sepeda motor dan uang tunai Rp 1.050.000, disikat. Tak hanya itu, pelaku memperkosa korban yang tak berdaya di bawah ancaman parang.

Baca Juga  Sasar Sejumlah Titik, Satlantas Sumbawa Bagi Masker dan Handsanitizer

Polisi yang mendapat laporan melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus 5 pelaku di antaranya. Sedangkan Kapten sebagai otak pelaku, kabur dan bersembunyi di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Setelah setahun lamanya, pelaku rindu pulang ke rumahnya. Tim yang mendapat informasi keberadaan pelaku langsung bergerak dari Mataram menuju perbukitan Desa Cendimanik Sekotong—tepatnya rumah mertua pelaku. Rumah itupun dikepung. Bukannya menyerah, pelaku melakukan perlawanan. Akibatnya tim yang dipimpin Kanit Jatanras Polda NTB, IPTU L. Eka Arya SH MH ini melepas tembakan terukur untuk melumpuhkannya. Seketika pelaku ambruk setelah timah panas bersarang di kakinya. “Kini pelaku sudah diamankan setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara,” demikian Kombes Purnama. (SR)

DPRD DPRD