Launching Rumah Tahfidz, Padasuka Lunyuk Ditetapkan Sebagai Desa Santri

oleh -17 views

SUMBAWA BESAR, SR (2/11/2019)

Bupati Sumbawa diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, H. Hasan Basri, M.M meresmikan Program Rumah Tahfidz Al-Quran dan menetapkan Desa Padasuka sebagai Desa Santri Kecamatan Lunyuk, di Lapangan Pondok Pesantren NW Padasuka Lunyuk, Jumat (1/11) sore. Turut hadir Ketua MUI Sumbawa dan Kepala Kanwil Kemenag Sumbawa.

DPRD

Bupati Sumbawa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda mengapresiasi gagasan dan ikhtiar Camat Lunyuk dalam upaya membangun karakter generasi muda Kecamatan Lunyuk melalui Program Rumah Tahfidz Al-Quran ini. Mengingat, kemunduran dan keterpurukan yang dialami umat Islam saat ini disebabkan oleh semakin jauhnya umat Islam dari ruh dan pesan di dalam Al-Quran. Karena itu diperlukan solusi dan langkah konstruktif dengan melibatkan semua elemen masyarakat dan lintas generasi. “Program Rumah Tahfidz Al-Quran Kecamatan Lunyuk ini merupakan sebuah hasil pemikiran yang progresif dan berkemajuan untuk menjawab berbagai persoalan umat Islam saat ini,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Lunyuk, Drs. Iwan Sofyan melaporkan, Program Rumah Tahfidz Al-Quran Kecamatan Lunyuk merupakan program yang terintegrasi dengan semua TPQ yang tersebar di seluruh desa dan dusun di Kecamatan Lunyuk, yakni dengan menjadikan masjid-masjid di desa dan dusun sebagai tempat belajar menghafal Al-Quran. Selain itu, Camat yang populer dengan inovasi-inovasinya ini mengatakan, untuk memaksimalkan Program Rumah Tahfidz, kedepan, seluruh sekolah di Kecamatan Lunyuk akan diintegrasikan dengan program i’tiqaf di masjid. Menurutnya, pola i’tiqaf adalah cara untuk memanfaatkan masjid sebagai pusat kegiatan keummatan, termasuk sebagai tempat belajar menghafal Al-Quran, tidak hanya sebagai tempat beribadah.

Baca Juga  Antisipasi Penyebaran Covid, Gugus Tugas Alas Barat Perketat Gerbang Barat

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Sumbawa, mengaku bangga dan sangat mensupport Program Rumah Tahfiz Al-Qur’an Lunyuk ini. Ini bukan hanya yang pertama di Lunyuk tapi pertama di Kabupaten Sumbawa bahkan NTB. Pihaknya ke depan akan siap memberikan pembinaan dan dukungan-dukungan program yang nyata dan sangat dibutuhkan. Ia berharap gemah ripah masyarakat Kecamatan Lunyuk ini dapat menjadi contoh bagi kecamatan lain di daerah ini.

Ketua MUI Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat S.Ag sangat mengapresiasi Program Rumah Tahfiz Al-Qur’an Lunyuk. Ini sebagai embrio membumikan Al-Quran di Tanah Lunyuk khususnya dan Kabupaten Sumbawa. “MUI Kabupaten melalui MUI Kecamatan Lunyuk akan mengambil bagian dan peran dalam program ini. Kita jalin sinergisitas yang terbaik,” pungkasnya.

Sebelum Launching Rumah Tahfiz Al-Qur’an Lunyuk, dilaksanakan Pawai Alegoris para santri dan murid TPQ se-Kecamatan Lunyuk dengan total 885 peserta. Launching Rumah Tahfiz Al-Qur’an Lunyuk dan Desa Santri Padasuka ini dirangkaikan dengan Peringatan Hari Santri Nasional tahun 2019. (BUR/SR)

DPRD DPRD