Nama Kepala BKD KSB Dicatut, Sejumlah Kepala Sekolah Nyaris Tertipu

oleh -26 views
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sumbawa Barat, Drs. Tajuddin

SUMBAWA BARAT, SR (24/10/2019)

Nama Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Sumbawa Barat, Drs. Tajuddin, dicatut oknum tak bertanggungjawab. Pencatutan nama pejabat tersebut untuk keuntungan pribadi dengan modus penipuan. Pasalnya, sejak tanggal 10 Oktober beredar SMS dan WA yang mengatasnamakan Kepala BKD yang menghubungi kepala sekolah di KSB meminta data pegawai PTT di masing-masing instansi dan diminta seluruh kelengkapan berkasnya untuk diproses. Ada yang dijanjikan akan dijadikan PPPK bahkan CPNS. Tentunya janji ini tidak gratis melainkan ada mahar yang harus dibayar untuk memastikan PTT yang diproses bisa lulus. “Saya taunya dari teman yang membisikkan apakah benar bapak meminta kepala sekolah untuk melengkapi berkas PTT untuk diangkat. Saya kaget dan langsung saya membuat penyataan bahwa saya tidak pernah meminta data apapun kepada sekolah dalam bentuk apapun dan saya sebar di grup kepala sekolah, ternyata rata rata semua sekolah pernah dihubungi untuk meminta berkas dan dijanjikan lulus PNS dan PPPK dengan syarat ada maharnya,” ungkap Kepala BKD KSB yang akrab disapa Tajuddin.

DPRD

Tajuddin mengaku sudah meminta nomor kontak oknum yang menghubungi sekolah tersebut. Ternyata foto profil WA oknum itu adalah fotonya yang diperkirakan Tajuddin, diambil di google. Karenanya Ia menghimbau seluruh kepala sekolah ataupun pegawai instansi lain di Kabupaten Sumbawa Barat agar tidak mudah percaya dengan siapapun yang dapat menjanjikan untuk diterima sebagai tenaga PPPK atau CPNS atau dengan sebutan lainnya melalui jalur tidak resmi.

Baca Juga  Tim Sergap Mabes TNI ke Sumbawa Pantau Serapan Gabah Petani

Memang dia mengakui dalam waktu dekat ini akan ada pembukaan tes CPNS melalui jalur umum. Ia meyakini soal dan segala macamnya sangat rahasia, mekanisme tes pun terbuka sehingga tertutup kemungkinan ada kecurangan oleh oknum dari manapun. Sehingga jika ada yang menjanjikan lulus dengan syarat harus bayar mahar, agar tidak dipercaya dan sudah pasti itu adalah penipu. (HEN/SR)

 

DPRD DPRD