Minta Jatah Reman, Ancam Pedagang di Jalan By Pass Jempong

oleh -16 views

MATARAM, SR (23/10/2019)

Preman ini tak berkutik saat diringkus polisi. Padahal saat di hadapan pedagang, SU alias Pardi (36) warga Desa Parampuan Kecamatan Labu Api Lombok Barat ini, terlihat sangar dan kejam. Pardi ditangkap jajaran Polsek Ampenan setelah memalak dan mengancam seorang pedagang di Jalan By Pass Jempong, Kel. Jempong Baru, Kec. Sekarbela, Kota Mataram, belum lama ini.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. H. Purnama SIK dalam keterangan persnya menuturkan, sebelumnya pelaku mendatangi korban yang sedang berjualan di lokasi. Pelaku langsung meminta uang sebesar Rp 100.000 sebagai jatah reman (preman). Jika tidak diberikan, pelaku mengancam akan merusak kendaraan milik korban dan mengajak serta teman-temannya. Korban pun keberatan dan melaporkan kasus tersebut ke Polsek Ampenan. Hasil penyelidikan Tim Opsnal, terungkap pelaku tinggal di Desa Parampuan Lobar. Tim Opsnal penyanggongan di seputaran Bundaran Jempong. Tepat pukul 02.00 dinihari, pelaku melintas menuju Jalan Bay Pass. Tak ingin menyia-nyiakan waktu, tim mengejar pelaku. Tim berhasil menangkap pelaku di terowongan pertama jalan BIL II, tanpa perlawanan.

Kepada polisi, pelaku mengakui telah melakukan pemerasan terhadap korban sebanyak 4 kali untuk meminta jatah preman setiap dua minggu sekali sebesar Rp 200.000. Jika tidak memberi akan dibawakan preman untuk merusak mobil berikut dagangan korban. Saat ini pelaku dalam proses penyidikan di Unit Reskrim Polsek Ampenan. (SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Dipanah Pengendara Motor, Pengemudi Truk Terluka