Juara LSS Propinsi, SDN Kerato Dapat Reward dari Pemda

oleh -4 views

SUMBAWA BESAR, SR (20/10/2019)

SDN Kerato Sumbawa berhasil meraih juara pertama Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Propinsi NTB. Otomatis sekolah tersebut mewakili NTB mengikuti LSS tingkat nasional. Prestasi ini membuat bangga Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa. Melalui Kepala Bagian Pemerintahan Setda Sumbawa, Ikram Mubarak, S.STP., M.AP., memberikan reward berupa uang pembinaan kepada SDN Kerato atas prestasinya. Penghargaan diterima langsung Kepala Sekolah SDN Kerato, Hj. Darmatasiah, S.Pd, belum lama ini.

DPRD

Ikram Mubarak mengapresiasi Kepala SDN Kerato atas dedikasi, inovasi, kemauan, serta mempunyai kemampuan menjaring kemitraan yang optimal dengan semua pihak, baik kecamatan, PKK, desa, puskesmas, masyarakat, komite, karang taruna, bahkan para alumni SDN Kerato yang sudah berkarir di luar daerah. “Kami berharap, sekolah-sekolah lain yang ada di Kabupaten Sumbawa, agar bisa melakukan studi banding ke SDN Kerato sebagai sekolah yang bisa dijadikan contoh,” ujarnya.

Selain itu Kepala SDN Kerato dinilai mempunyai kemapanan konsep, yang dapat dilihat dari dua sekolah yang telah digarapnya, dan selalu berhasil dalam bidang pengembangan pembinaan UKS, terutama dalam masalah isu sentral yakni stunting. “Ada pola penyeliaan status kesehatan anak, yang dinilai oleh tim pembina UKS untuk layak ditiru oleh sekolah-sekolah lain,” ungkapnya.

Sementara Kepala SDN Kerato Kecamatan Untir Iwes, Hj. Darmatasiah, S.Pd., mengapresiasi penghargaan yang telah diberikan Pemerintah Kabupaten Sumbawa sebagai bentuk apresiasi dan perhatian terhadap pengembangan prestasi sekolah, terutama dalam hal kebersihan. Hj Darmatasiah mengisahkan kembali proses panjang perjalanan beberapa inovasi dan prestasi yang telah diraih, dalam hal pengelolaan kebersihan dan kesehatan anak di sekolah. “Sejak menjadi guru biasa, saya sudah membiasakan anak-anak didik untuk peduli dan selalu menjaga kebersihan,”  ungkapnya.

Baca Juga  JPS Gemilang III Diluncurkan, Wagub Minta Masyarakat Cintai Produk Lokal

Untuk pengelolaan sampah di sekolah, SDN Kerato telah bekerjasama dengan Bank Sampah Liang Melik Nijang. “Sampah tidak menjadi masalah di sekolah kami, karena sampah kami ubah menjadi perhiasan dan barang yang bisa dimanfaatkan, termasuk tas yang dibawa oleh tim penilai pusat,” ujarnya. Dijelaskan, SDN Kerato telah dibangun Kanopi Ecobrik, yang berdiri di pintu depan sekolah. Sementara untuk sampah organik, SDN Kerato telah dilengkapi dengan mesin pengolah sampah menjadi pupuk. “Saat ini sekolah kami sedang mempersiapkan diri mengikuti lomba Adi Wiyata tingkat nasional, yang penilaiannya tentang pemanfaatan lingkungan dan sampah,” jelas Hj. Darma.

Banyak inovasi dan program yang diterapkan untuk tetap mempertahankan kebersihan dan kesehatan di SDN Kerato, antara lain dibentuknya Polisi Sampah di setiap kelas, yang bertanggung jawab atas kebersihan sekolah selama jam sekolah. Selain itu ada LISA (Lihat Sampah Ambil), Duta Kamar Mandi, dan sanksi bagi siswa yang membuang sampah sembarangan. SDN Kerato juga membuat inovasi baru yang disebut Balok SKUN, untuk mengklasifikasi tingkat kesehatan anak didik yang dilakukan setiap bulan. “Setelah ada klasifikasi kesehatan, anak didik yang dinilai kurang sehat atau ada masalah dengan kesehatan, guru kelas akan mengklarifikasikannya dengan wali murid, guna menjaga si anak tetap sehat,” sebut kepala sekolah murah senyum tersebut.

Pembiasaan pola hidup bersih dan sehat yang diterapkan sekolah untuk anak didik, diharapkan bisa merubah pola pikir keluarga di rumah dan masyarakat, tentang arti penting kebersihan dan kesehatan yang dimulai dari hal-hal kecil, seperti cuci tangan sebelum makan, gosok gigi, terutama membuang sampah pada tempatnya. “Anak-anak dilatih menjadi duta kebersihan dan kesehatan bagi keluarga dan masyarakat sekitar, untuk pola hidup bersih dan sehat,” harapnya. (SR)

 

DPRD DPRD