Pokdarwis Binaan Amman Mineral Raih “Indonesia Sustainable Tourism Award 2019”

oleh -5 views

SUMBAWA BARAT, SR (27/9/2019)

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Alam Asri mendapatkan penghargaan “Indonesia Sustainable Tourism Award” (ISTA) Tahun 2019 dari Kementerian Pariwisata kategori Pemanfaatan Ekonomi untuk Masyarakat Lokal. Penghargaan ini diserahkan di Hotel The Ritz Carlton, Jakarta, belum lama ini. Pokdarwis Alam Asri merupakan salah satu kelompok kerja binaan Amman Mineral Nusa Tenggara (“Amman Mineral”) melalui pengembangan obyek wisata Pantai Jelenga di Kecamatan Jereweh, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pokdarwis Alam Asri terpilih sebagai salah satu pemenang dari total 5 pemenang lainnya karena dinilai memiliki program pelestarian lingkungan dan pembangunan destinasi wisata berbasis masyarakat. Pokdarwis Alam Asri juga menjadi satu-satunya peserta dari Pulau Sumbawa yang masuk dalam nominasi penghargaan ISTA di antara 362 peserta lainnya dari seluruh Indonesia yang turut berpartisipasi. “Selamat kepada Kelompok Sadar Wisata Alam Asri atas penghargaan dari Kementerian Pariwisata. Kami turut bangga dengan prestasi yang berhasil diraih dan menjadi penyemangat kami untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Sumbawa Barat, khususnya dalam pengembangan sektor pariwisata yang menjadi salah satu andalan penggerak roda perekonomian setempat,” kata Syarafuddin Jarot, Senior Manager Social Responsibility Amman Mineral.

Menurut Jarot, pembinaan Pokdarwis Alam Asri adalah merupakan salah satu bentuk sinergi program pengembangan masyarakat yang dilakukan Amman Mineral bersama pemerintah KSB di bidang pariwisata. Amman Mineral membantu pembinaan Pokdarwis Alam Asri ini melalui penyediaan berbagai fasilitas wisata di Pantai Jelenga, modal kerja, serta pendampingan dan penguatan kapasitas pengelola melalui pelatihan manajemen usaha pariwisata. Sementara itu, penguatan kelembagaan Pokdarwis dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Sumbawa Barat. “Sumbawa Barat sangat kaya akan beragam potensi wisata, termasuk pantai-pantai dengan keunggulan tersendiri, seperti ombak, pasir putih, dan cuaca yang mendukung untuk dilakukan paralayang. Bahkan beberapa pantai di sini sangat berdekatan dengan lokasi tambang Batu Hijau tempat kami beroperasi. Kami berharap agar potensi kekayaan alam yang ada ini semakin bisa dikembangkan melalui kerja sama dengan berbagai pihak dan mampu memberikan manfaat maksimal bagi kemajuan pembangunan di Sumbawa Barat,” tambahnya.

Baca Juga  Galang UKM, Hj Niken Minta Geliat Usaha Terus Digalakkan

Indonesia Sustainable Tourism Award” (ISTA) merupakan penghargaan dari Kementerian Pariwisata untuk destinasi yang telah menerapkan sistem pariwisata berkelanjutan. Ajang ISTA diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata untuk ketiga kalinya pada tahun ini dan terbuka untuk seluruh pengelola destinasi pariwisata, baik pengelola kawasan, agen perjalanan, penyedia jasa, yayasan, maupun masyarakat lokal. (SR)

DPRD DPRD