Kepala BPKD KSB Sebut Banyak Kades Tidak Sengaja Lakukan Korupsi

oleh -7 views

SUMBAWA BARAT, SR (18/9/2019)

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Sumbawa Barat, Nurdin Rahman SE menyebutkan sebagian besar kepala desa yang tersangkut kasus korupsi dana desa, tidak disengaja. “Saya dapat informasi dari BPK sedikit unsur sengaja dari sejumlah kepala desa atau pemerintah desa yang tersangkut hukum sebagian besar kelalaian dalam melakukan SPJ,” ungkap Nurdin Rahman.

Dikatakan Nurdin, di awal pelaksanaan program, tidak dilakukan SPJ sehingga lama kelamaan menumpuk karena banyak uang yang harus dihabiskan. Ketika memasuki tahap pertanggung-jawaban pekerjaan, mereka mulai sibuk dan tidak sedikit yang terpaksa memalsukan SPJ-nya sehingga tersangkut masalah hukum. Apapun alasannya, tidak ada toleransi, bagi yang bersalah berkosekwensi hukum.

Nurdin mengingatkan, dalam mengelola keuangan desa yang begitu besar memerlukan adanya SDM yang memadai. “Kami saja yang sudah sarjana ini sering keteteran dalam mengelola keuangan, apalagi perangkat desa yang tingkat pendidikannya masih rendah sehingga memerlukan adanya kebijakan desa untuk memberikan kesempatan bagi pegawainya untuk melanjutkan pendidikan, karena Pemda juga sudah melakukan MoU dengan pihak Universitas Cordova yang siap menampung staf desa untuk kuliah dengan membuka kelas ekstensi.

Pihak Univesitas juga harus kreatif dalam memberikan pemebelajaran dan menguatkan kemampuan kepada staf desa yang kuliah. Tentunya memberikan materi yang berkaitan dengan dana desa, seperti manajemen keuangan desa atau tata cara pengelolaan keuangan desa. Bahkan jika memungkinkan dibuka program studi yang khusus membahas tentang keuangan desa. “Kalau kami dari pemerintah daerah tetap akan mendukung program positif untuk semua desa,” pungkasnya. (HEN/SR)

DPRD DPRD
Baca Juga  Wagub Sampaikan Empat Ranperda Provinsi NTB