Libatkan Kolektor Kain Kuno, UPT Museum Sumbawa Gelar Pameran Temporer

oleh -22 views

SUMBAWA BESAR, SR (15/9/2019)

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diknas Dikbud) UPT Museum Kabupaten Sumbawa menggelar Pameran Temporer, Sabtu (14/9/2019). Event yang diselenggarkan di Museum Daerah Kabupaten Sumbawa ini akan berlangsung selma 10 hari dengan melibatkan kolektor kain kuno dan pelajar sebagai pengunjung.

DPRD

Kepala Diknas Dikbud Kabupaten Sumbawa, H. Sahril, M.Pd didampingi Kabid Kebudayaan, H. Hasanuddin, S.Pd, mengatakan, pameran temporer museum daerah Kabupaten Sumbawa merupakan salah satu kegiatan yang dibiayai anggaran DAK Non Fisik Museum dari pemerintah pusat tahun 2019. Dana Alokasi Khusus ini direncanakan akan membiayai 6 kegiatan salah satunya Pameran Temporer. Materi yang dipamerkan dalam pameran ini ungkap Haji Sahril, adalah enam peti antik atau Kandaga yang merupakan hasil sitaan daerah dari oknum tidak bertanggung jawab yang hendak menyelundupan peti tersebut ke luar daerah. Kemudian Kain Kuno khas Sumbawa seperti Kre Alang Jit Tahan Uji, Kre Alang Bakemang Dua, Kre Alang Salaki, Kre Alang Kemang Sasir dan Ragi Sasit, Pabasa Alang, Sapu Alang, Sarangan Cila, dan Cipo Cila. Rata-rata kain tersebut telah berusia di atas 100 tahun. “Ada sekitar 24 koleksi kain kuno yang kami tampilkan. Ini kain kuno milik 9 kolektor yang secara sukarela meminjamkan kainnya untuk dipamerkan,” sebutnya.

Lanjutnya, pemilihan materi ini diharapkan memberikan dampak besar bagi penambahan pengetahuan terutama para siswa untuk pembelajaran pada pelajaran muatan lokal. Termasuk pelestarian karya budaya Tau Tana Samawa. “Ini penting. Seperti Kre Alang, selama ini kita hanya mengenal Kre Alang adalah tenunan songket khas Sumbawa sebagai kain yang dipakai pada upacara adat, pawai, dan kegiatan budaya lainnya. Tapi sesungguhnya Kre Alang itu memiliki pembagian di masa lalu, ada yang hanya diperuntukan bagi wanita, ada yang diperuntukan bagi kaum lelaki. Ada yang dibaut dengan teknik songket dan sulam dalam satu kain. Ini merupakan satu karya budaya yang penting juga diketahui oleh masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga  Pemda Siap Bersinergi dan Berikhtiar Membangun NTB

Kedepan, pihaknya akan mengelar pameran serupa namun dengan materi yang berbeda. Pada tahun 2020 mendatang pihaknya merencanakan akan mengangkat meteri tentang seni ukir ragam hias tradisonal khas Sumbawa. (SR/*)

DPRD DPRD