Deviasi 10 Persen, Pelaksana Lapangan Puskesmas Ropang Dipecat

oleh -4 views
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sumbawa, Putra Riza Akhsa Ginting SH

SUMBAWA BESAR, SR (11/9/2019)

Permasalahan terus mendera pengerjaan proyek Pembangunan UPT Puskesmas Ropang, Kabupaten Sumbawa. Mulai dari penolakan sekelompok warga, isu menjual paket proyek, hingga terhentinya pekerjaan. Akibatnya terjadi deviasi atau keterlambatan dalam pengerjaan proyek. Seharusnya fisik proyek sudah mencapai 20 persen, namun kenyataan di lapangan saat ini hanya sekitar 8 persen. Terhadap persoalan dan keterlambatan ini, perusahaan pemenang tender terpaksa memecat pelaksana lapangan. Hal ini diakui Ketua TP4D Sumbawa, Putra Riza Akhsa Ginting SH.

Kepada SAMAWAREA, Rabu (11/9), pemecatan pelaksana lapangan ini karena terjadi polemik internal. Polemik inilah yang menyebabkan terjadi deviasi karena pengerjaan terhenti. Selain itu ada sekelompok orang yang menghalangi pengiriman material ke lokasi proyek. Akibatnya tenaga kerja meninggalkan lokasi mengingat tidak adanya aktivitas. Terhadap beragam masalah ini termasuk deviasi, Putra mengaku telah memanggil Site Manager. TP4D telah memperingatkan mengenai deviasi tersebut dan segera menuntaskan persoalan atau hal-hal yang dapat menghambat kelancaran pengerjaan. Terlepas ada dan tidaknya persoalan, TP4D berharap proyek itu harus tetap berjalan. Kepada TP4D, pemenang tender memberikan keyakinan bisa menyelesaikan proyek sesuai jadwal. Saat itu juga Site Manager terjun ke lokasi proyek untuk menuntaskan permasalahan yang ada termasuk mengganti kepala tukang. Dari laporan yang diterima, ungkap Putra, sebanyak 60 pekerja dan material berupa besi akan segera berada di lokasi. Itupun setelah hak pekerja dan pembayaran material sudah dituntaskan. “Semoga berjalan lancar. Pembangunan tuntas dengan waktu tersisa 80 hari,” pungkasnya. (JEN/SR)

 

DPRD DPRD
Baca Juga  Tembakan Peringatan Tak Digubris, Dua Pelaku Hilang di Jalan Tikus