Belum Ada Kepastian Usung Husni, PDIP Sumbawa Buka Pendaftaran Cakada

oleh -16 views

SUMBAWA BESAR, SR (2/9/2019)

Hingga kini belum ada kepastian Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Sumbawa mengusung HM Husni Djibril B.Sc pada Pilkada Sumbawa 2020 mendatang sebagaimana yang digembar-gemborkan selama ini. Buktinya, PDIP membuka pendaftaran calon kepala daerah (Cakada) baik untuk Bakal Calon Bupati maupun Bakal Calon Wakil Bupati. Pendaftaran ini dibuka mulai Selasa, 3 September besok hingga 22 September mendatang.

Ketua DPC PDIP Sumbawa, A Rafiq didampingi Sekretaris DPC, Gitta Lisbano SH., M.Kn dan Ridwan Amor pengurus lainnya, dalam jumpa pers di ruang Ketua DPRD Sumbawa, Senin (2/9) mengatakan, penjaringan atau pendaftaran calon kepala daerah ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia terutama daerah yang melaksanakan Pilkada serentak termasuk Kabupaten Sumbawa. Sebagaimana Instruksi DPP PDIP No. 356 kepada DPD/DPC seluruh Indonesia, mengharuskan dilakukan penjaringan hingga 22 September. Sebab esoknya (23 September) nama-nama itu sudah harus diterima DPP. Selain itu penjaaringan ini juga merupakan amanat Peraturan Partai No. 24 Tahun 2017. Untuk terlaksana kegiatan tersebut, ungkap Rafiq, pihaknya telah membentuk tim penjaringan.

Rafiq membantah jika penjaringan itu hanya formalitas yang nantinya akan bermuara pada HM Husni Djibril B.Sc selaku calon petahana. Menurut Rafiq, dibukanya pendaftaran calon ini menjadi bukti bahwa instruksi DPP tersebut bukan formalitas. Siapapun berkeinginan untuk menggunakan kendaraan PDIP maju pada Pilkada Sumbawa harus mengajukan lamaran atau pendaftaran tak terkecuali kader sendiri. “Tidak ada prioritas, PDIP akan membuka ruang bagi siapa saja. Apakah itu kader partai, masyarakat atau siapapun yang berkeinginan mengajukan lamaran kepada PDI Perjuangan, akan diperlakukan sama,” tegasnya.

Baca Juga  Mutasi Tetap Digelar Meski OPD Belum Terbentuk

Sesuai peraturan partai No. 24 Tahun 2017 pasal 12, bahwa dalam proses penjaringan terbuka, setiap bakal calon kepala dan wakil kepala daerah kabupaten/kota wajib mengambil formulir pendaftaran yang terdiri dari formulir pendaftaran dan formulir biodata yang disediakan. Kemudian surat pernyataan kemampuan finansial, surat pernyataan komitmen politik, formulir visi-misi bakal calon sesuai dengan format yang disediakan di kantor DPC, DPD Partai. “Artinya ketika ada orang yang menggunakan kendaraan PDIP, formulir inilah yang akan diambil nanti dan diserahkan sebelum tanggal 22 September 2019,” imbuhnya.

Meski demikian Rafiq yang kembali terpilih sebagai anggota DPRD dan menjadi kandidat Ketua DPRD Sumbawa ini, tidak menampik HM Husni Djibril B.Sc sebagai kader partai potensial yang kini menduduki jabatan sebagai Bupati Sumbawa akan mendaftar melalui PDIP. Tentunya Husni Djibril wajib mengambil dan mengisi formulir sebagaimana pelamar lainnya serta mengembalikan formulir. “Inilah mekanisme yang ditetapkan oleh partai. Siapapun yang melamar akan diusulkan ke DPD lalu DPP. Nanti DPP kan mengelurkan keputusan siapa yang bakal diusung baik sebagai Bakal Calon Bupati maupun Calon Wakil Bupati Sumbawa. Setelah ada keputusan DPP, barulah kami di DPC mengadakan Rakercabsus untuk menyampaikan atau mensosialisasikan nama bakal calon yang disetujui oleh DPP PDIP. Metode seleksi menjadi kewenangan DPP, DPC hanya sebagai fasilitator,” demikian Rafiq. (JEN/SR)

iklan bapenda