Melawan Polisi, DPO Curas dan Curanmor Ditembak

oleh -19 views

LOMBOK TIMUR, SR (25/8/2019)

Sepak terjang AN (22) dan SA (29) berakhir sudah. DPO Curas dan Curanmor ambruk setelah diterjang timah panas. Penembakan ini terpaksa dilakukan Timsus 3C Polres Lombok Timur, karena warga Terara dan Janapria Lotim itu melawan polisi dan hendak kabur. Penangkapan terhadap kedua DPO tersebut dilakukan timsus di Desa Suradadi Kecamatan Terara Kabupaten Lotim, Minggu (25/8) dinihari pukul 03.30 Wita.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Purnama SIK dalam keterangan persnya menuturkan, aksi kedua DPO ini terakhir kali dilakukan pada 23 Agustus lalu. Saat itu keduanya melakukan aksi pencurian sepeda motor (Curanmor) di depan Masjid Islahul Muslimin Desa Sikur Kecamatan Sikur Lotim. Sebelum kejadian, korban Edi Hermawan (33) warga Dusun Baramayung Desa Gunung Rajak Kecamatan Sakbar ini berangkat dari rumahnya menggunakan sepeda motor miliknya untuk mengantarkan temannya ke Mataram. Namun saat melintas di depan masjid korban menemui temannya dan memarkir kendaraan tersebut di depan masjid yang berjarak sekitar 10 meter dengan posisi kunci kontak masih tercantol. Korban mengetahui motornya dicuri, setelah mendengar suara kendaraannya. Ketika menoleh, orang yang tidak dikenalnya menghidupkan motor miliknya dan membawa kabur ke arah barat menuju jurusan Mataram. Korban sempat mengejar sembari berteriak “maling” dari gerbang masjid. Tapi kehilangan jejak. Saat itu juga korban lapor ke Polsek Sikur.

Baca Juga  Imigrasi Mataram Sita 12 Paspor TKA Asal Cina

Penyelidikan pun dilakukan. Identitas kedua pelaku akhirnya terungkap. Pelaku tertangkap di Desa Suradadi Terara saat sedang bermain Billiard. Selanjutnya dilakukan pengembangan dan pencarian barang bukti berupa sepeda motor yang sudah dijual. Dalam perjalanan, kedua pelaku berontak berusaha kabur. Dengan terpaksa tim mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melakukan tembakan lurus menembus betis kedua pelaku. Dari tangan pelaku polisi menyita sepeda motor Yamaha Mio yang digunakan pelaku saat beraksi, uang hasil penjualan sepeda motor curian Rp 1,7 juta, dan beberapa buah STNK hasil diduga hasil kejahatan. Kini polisi masih memburu AL—penadah sepeda motor korban yang dijual para pelaku. Dalam pemeriksaan, terungkap SA merupakan DPO Curas yang terjadi di wilyah hukum Polsek Jerowaru.

Dalam kesempatan itu Kombes Purnama menghimbau siapapun yang meninggalkan sepeda motor ketika bepergian, agar dilengkapi kunci ganda atau meletakkan sepeda motor dalam pengawasan yang aman. (SR)

bankntb BPSK

No More Posts Available.

No more pages to load.