Lima Terdakwa Kasus Patedong Divonis 1 Tahun, Pelaksana Proyek Lebih Berat

oleh -29 views
Para terdakwa kasus Patedong

SUMBAWA BESAR, SR (6/8/2019)

Lima terdakwa kasus korupsi pembangunan talud pengaman pantai di Dusun Patedong, Pulau Moyo, Kabupaten Sumbawa, divonis majelis hakim Pengadilan Tipikor Mataram. Para terdakwa yakni IK, FK, KR dan IS dan NS dijatuhi hukuman masing-masing selama 1 tahun penjara. Kecuali NS selain hukuman 1 tahun juga disertai denda sebesar Rp 76 juta.

Kasi Pidsus Kejari Sumbawa, Reza Safetsila Yusa SH yang dikonfirmasi kemarin membenarkan sidang kasus tersebut memasuki tahap akhir. Para terdakwa sudah dijatuhi hukuman selama 1 tahun. Terhadap putusan tersebut, para terdakwa langsung menyatakan menerima. Sedangkan jaksa penuntut umum (JPU) menyatakan pikir-pikir untuk menerima atau mengajukan banding, mengingat putusan itu lebih rendah dari tuntutannya. Sebelumnya JPU menuntut empat orang terdakwa IK, FK, KR dan IS dituntut selama 1 tahun 6 bulan penjara. Sedangkan NS dituntut lebih berat selama 2 tahun penjara dan membayar denda Rp 50 juta subsider 2 bulan penjara. Selain itu NS juga diharuskan mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 110 juta.

Seperti diketahui, Proyek Pembangunan Talud Pengaman Pantai Patedong dilaksanakan pada 2017 lalu menggunakan APBD sekitar Rp 186 juta dengan panjang Talud 112 meter. Dalam penyelidikan ditemukan adanya penyimpangan. Di antaranya tidak menggunakan batu kali atau batu gunung sesuai RAB melainkan batu karang. Selain itu pengerjaannya tidak tuntas hingga melebihi masa kontrak dan perpanjangan, namun dibayarkan 100 persen. Hasil pemeriksaan sejumlah saksi dan audit dari BPKP ditemukan adanya perbuatan melawan hukum dan kerugian Negara. Atas unsur tersebut kejaksaan menetapkan 5 orang tersangka yaitu IK—Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, IS dan KR—Konsultan Pengawas, dan FK—Direktur Perusahaan Pemenang Tender, serta NS—pelaksana proyek. (JEN/SR)

bankntb BPSK
Baca Juga  Maling di Rumah Kontrakan Mahasiswa Dibekuk Polisi

No More Posts Available.

No more pages to load.