Konsolidasi dan Penguatan Kapasitas, Pengurus PMI Kecamatan Didiklatkan

oleh -3 views

SUMBAWA BESAR, SR (3/4/2019)

Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sumbawa menggelar Pendidikan dan Latihan (Diklat) terhadap pengurus PMI kecamatan se Kabupaten Sumbawa. Pelatihan selama tiga hari itu dipusatkan di Hotel Cenderawasih. Diikuti utusan dari 24 kecamatan. Setiap kecamatan mengutus satu orang perwakilannya.

Ketua Panitia, Andi Rusni, SE dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan Diklat di samping konsolidasi organisasi, juga untuk memberikan pemahaman serta penguatan kapasitas pengurus di tingkat kecamatan. “Kegiatan ini bagian lain dari mengkonsolidasikan organisasi. Memberikan pengalaman dan penguatan bagi pengurus yang belum (sepenuhnya) mengenal PMI,” kata Andis–akrab anggota DPRD Sumbawa ini.

Andis berharap, dengan Diklat seperti ini, ke depan keberadaan PMI dapat dirasakan oleh masyarakat secara umum. Tak hanya di tingkat kabupaten, melainkan hingga ke segment terkecil masyarakat Sumbawa. “Harapannya, PMI tidak hanya berada di kabupaten, tapi hingga yang paling bawah (kecamatan dan desa),” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, dia kembali mengingatkan bahwa PMI memiliki tugas berat. Terlebih di era rawan bencana seperti sekarang ini. Karenanya, semua pengurus diminta untuk selalu siap siaga, kapan pun dan dimanapun. Di samping Diklat, PMI juga memiliki program lain. Di antaranya, menyediakan layanan ambulance emergency secara gratis. Kemudian menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah kecamatan. “Untuk Ambulance, kami masih batasi wilayahnya. Untuk air bersih, PMI telah menyalurkan 24 tanki air bersih ke berbagai kecamatan,” pungkasnya.

Baca Juga  Tanaman Transgenik: Golden Rice (Beras Emas) Menjawab Kebutuhan Vitamin A Kita

Bupati Sumbawa dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asistent III, Lalu Suharmaji ST MT menyampaikan apresiasi digelarnya dengan Diklat tersebut. Di samping meningkatkan kapasitas pengurus, juga meningkatkan semangat dalam kerja-kerja kemanusiaan. Untuk itu semua peserta diharapkan mengikuti setiap materi dengan baik. Kemudian mengimplementasikannya dalam tugas sebagai relawan kemanusiaan. “Semoga materi terkait dengan pengetahuan kepalangmerahan dan terimplementasi dalam tugas keseharian PMI,” ucapnya, seraya tetap berharap  PMI tetap menyediakan langkah antisipatif, terutama dalam menghadapi kondisi rawan bencana alam terutama gempa bumi. (SR/*)

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.