Alfamart dan Indomart Dituding Penyebab Lesunya Perekonomian Taliwang

oleh -86 views
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Satu Pintu (DPMPSP) KSB, H. Abdul Hamid M.Pd

SUMBAWA BARAT, SR (9/72019)

Alfamart dan Indomart di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kian menjamur. Dampak dari keberadaan toko berjejaring ini sudah mulai terasa di Kota Taliwang. Di antaranya perekonomian lesu, dan toko-toko milik masyarakat lokal banyak yang gulung tikar. Kondisi ini diakui Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Satu Pintu (DPMPSP) KSB, H. Abdul Hamid M.Pd yang ditemui SAMAWAREA, Senin (8/7) kemarin.

Menurutnya, pengusaha lokal tidak bisa bersaing dengan perusahaan raksasa tersebut, sehingga ada beberapa yang gulung tikar. Dengan tutupnya toko lokal ini, dengan terpaksa masyarakat berbelanja di Alfamart dan Indomart. “Kehadiran toko modern ini berdampak buruk bagi perekonomian masyarakat lokal,” ujarnya prihatin.

Ketika masyarakat berbelanja di toko tersebut, Hamid mengakui hasilnya akan dibawa keluar KSB.  Bayangkan ratusan juta rupiah sehari dibawa ke daerah lain sehingga perputaran perekonomian di KSB lesu. Seandainya masyarakat berbelanja di toko lokal hasilnya pasti akan banyak berputar di dalam KSB sehingga perekonomian bergeliat.

Lebih jauh ditegaskan Abdul Hamid, toko-toko modern itu melanggar kesepakatan dengan pemerintah daerah terutama dalam mengembangkan ekonomi lokal. Toko berjejaring itu bersepakat untuk memberdayakan masyarakat lokal. Produk lokal akan dibeli dan dipasarkan di toko mereka. Nyatanya sampai saat ini belum ada produk lokal asli KSB yang dipasarkan di toko tersebut. Pihak manajemen selalu beralasan bahwa produk masyarakat tidak memenuhi syarat. Bukan hanya itu kesepakatan untuk batas buka tidak lebih dari jam 11 malam sekarang di seputaran Taliwang ada yang buka selama 24 jam.

Baca Juga  Gubernur Ajak Pemuda Lombok Tengah Jadi Pengusaha

Informasi lain, toko modern itu mempermainkan barang yang masuk ke KSB. Sebelumnya banyak sekali mobil box terbuka datang mendistribusikan barang ke Maluk, tapi sekarang sangat jarang membuat kios-kios kecil banyak yang tutup. Masyarakat menduga ada permainan dari perusahaan. Namun itu masih sebatas  informasi yang belum diketahui kebenarannya. “Di kami tidak ada aturan untuk menindak hanya memberi peringatan saja. Untuk penindakan kewenangan Pol PP bersama Disperindag,” tegasnya.

Terkait perijinan toko modern itu, Abdul Hamid berjanji tidak akan memperpanjang ijinnya apabila tetap mengabaikan aturan yang sudah disepakati. “Baru-baru ini ada datang pihak toko modern ini untuk meminta izin membuka kembali tapi kami stop dulu sampai mereka mau taat aturan yang disepakati,” pungkasnya. (HEN/SR)

bankntb BPSK

No More Posts Available.

No more pages to load.