14 Desa di KSB Dilanda Bencana Kekeringan

oleh

SUMBAWA BARAT, SR (3/7/2019)

Sejumlah desa di Kabupaten Sumbawa Barat mengalami kekeringan pada awal musim kemarau ini. Kondisi ini membuat sejumlah kepala desa menyurati Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Ditemui SAMAWAREA, Rabu (3/7), Kepala Pelaksana BPBD KSB, Ir. Lalu Azhar mengakui sejumlah desa di KSB terkena bencana kekeringan yang mengakibatkan masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih. Semua desa terdampak ini sudah didata. Dari hasil pendataan tersebut, sebagian besar bencana kekeringan terjadi di bagian pesisir. Secara keseluruhan kekeringan tersebar di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Taliwang yang tersebar di Desa Lamunga, Desa Labu Kertasari, dan Desa Batu Putih. Kecamatan Seteluk tersebar di Desa Lamusung, Desa Air Suning, Desa Meraran, dan Desa Klanir. Kemudian Kecamatan Poto Tano tersebar di Desa Kiantar, Desa Tuananga, Desa Mantar, Desa Mantar, Desa Senayan, Desa Poto Tano dan Desa Tambak Sari. Masing-masing desa sudah menyurati Pemda  melalui BPBD menyampaikan kondisi desanya. Para kepala desanya meminta untuk didroping air bersih karena karena warganya kesulitan mendapatkan air bersih. “Data yang masuk di BPBD sudah divalidasi. Selanjutnya kami ajukan ke Bupati untuk di-SK-kan agar kami bisa langsung eksekusi di lapangan. Kemungkinan satu dua hari ini SK sudah terbit,” ungkapnya.

Baca Juga  Gernas BBI Gaungkan Industrialisasi NTB

Sementara untuk langkah awal, BPBD sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan PDAM untuk mendistribusikan air bersih ke sejumlah desa terdampak. Pihak kepolisian dengan sigap langsung turun lapangan memberikan bantuan air besih. (HEN/SR)

Azzam Bappenda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *