Siasati Waktu Mepet dan Selesai Tepat Waktu, Pembangunan Pasar Seketeng Dipandu MK

oleh -25 views

SUMBAWA BESAR, SR (2/7/2019)

Pembangunan Pasar Seketeng harus tuntas dalam waktu 120 hari, tepat 15 Desember mendatang. Tenggat waktu Pembangunan pasar termegah senilai Rp 78 Milyar ini terbilang sangat mepet. Karena itu Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumbawa selaku leading sektor terkait akan berupaya agar penyelesaian proyek besar tersebut selesai tepat waktu. Karenanya, Senin (1/7) kemarin, Bapenda Sumbawa melakukan Pre Construction Meeting bersama jajaran Kejaksaan Negeri Sumbawa. Hadir dalam pertemuan tersebut Kajari Sumbawa Iwan Setiawan SH MH, Kepala Bapenda Drs. H. Hasan Basri, Sekdis dan TP4D,  pemenang tender Pasar Seketeng dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Kepala Bapenda Kabupaten Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri yang ditemui usai pertemuan mengatakan hasil pertemuan memastikan bahwa pembangunan Pasar Seketeng akan dipandu Manajemen Konstruksi (MK). Dalam proses pembangunan nanti, MK akan membantu PPK dalam hal memberikan saran dan masukan baik dari segi bahan bangunan, tahapan maupun metode pekerjaan.

Menurut Haji Bas—akrab Kadis yang merupakan calon kuat Sekda Sumbawa, dilibatkannya MK dalam proses pembangunan ini agar pelaksanaannya tepat waktu, mengingat waktu yang tersedia sangat mepet.  “Pembangunan pasar ini harus selesai pada tanggal 15 Desember 2019 mendatang. Karena itu, perencanaannya dilakukan mulai sekarang. Dalam pertemuan yang dilakukan, MK juga sudah memberikan penjelasan tahapan yang dilakukan agar pengerjaannya tepat waktu,” jelasnya, seraya menginformasikan bahwa saat ini pembangunan Pasar Seketeng dalam tahap pembersihan. Rencananya, peletakan batu pertama akan dilaksanakan pekan depan.

Baca Juga  Tak Kunjung Tuntas, Tiga Kasus Tipikor Jadi Perhatian Kajati

Ditambahkan Arif Alamsyah, S.STP., M.Si selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Pasar Seketeng, bahwa perbedaan MK dengan konsultan pengawas, MK menjadi perpanjangan tangan PPK dalam memandu jalannya pembangunan proyek itu. MK bisa masuk lebih tekhnis bahkan bisa merubah pekerjaan sesuai kondisi lapangan. “Itulah kelebihan MK dengan konsultan pengawas. Karena kompleksitas pekerjaan, kemudian perubahan ini penting untuk dikawal dan dipandu,” pungkasnya. (JEN/SR)

bankntb BPSK

No More Posts Available.

No more pages to load.