Keluarga Besar Bank NTB Syariah se-Pulau Sumbawa Halal Bihalal di Sumbawa

oleh -93 views
Komisaris Utama Bank NTB Syariah, H. Zainal Fanani, Direktur Utama H. Kukuh Raharjo dan Branch Manager se Pulau Sumbawa bersalaman dan bermaaf-maafan dengan karyawan dan keluarganya.

Momentum untuk Sebuah Komitmen Menjadikan Bank NTB Syariah Lebih Baik

SUMBAWA BESAR, SR (23/6/2019)

Keluarga besar Bank NTB Syariah se-Pulau Sumbawa bertemu dan saling memaafkan satu sama lain dalam momen Halal Bihalal yang digelar di Halaman Kantor Bank Syariah Cabang Sumbawa, Ahad (23/6/2019). Kegiatan yang diawali dengan lantunan merdu ayat suci Al-Qur’an oleh Zulfikri Ramdhani juara pertama Qori Indonesia RTV 2019 ini, dihadiri Komisaris Utama, Direktur Utama, Dewan Pengawas dan Direksi serta seluruh Branch Manager Bank NTB Syariah se-Pulau Sumbawa.

Direktur Utama PT. Bank NTB Syariah H. Kukuh Raharjo dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa Halal Bihalal ini menjadi momen untuk saling memaafkan atas segala khilaf antar sesama karyawan maupun masyarakat Bank NTB Syariah yang belum dapat diberikan pelayanan secara baik. “Pada hari ini Allah memberikan satu kesempatan kepada kita untuk saling bermaafan. Allah SWT berfirman, apabila berbuat kesalahan yang sebaik-baik orang adalah yang meminta maaf. Karena itu ijinkan kami atas nama pribadi dan manajemen mengucapkan selamat Idul Fitri 1440 Hijriyah, mohon maaf lahir dan bathin semoga ke depannya kita dapat berbuat kebaikan dan kemaslahatan untuk masyarakat NTB,” ucap Haji Kukuh Rahadjo.

Di bagian lain Ia bersyukur karena Allah SWT memberikan hidayah kepada jajaran Bank NTB Syariah untuk meninggalkan riba sebagaimana difirmankan-Nya dalam surat Al Baqarah ayat 275. Menurutnya tidak mudah bagi manusia untuk mendapatkan hidayah. “Alhamdulillah Bank NTB sejak September 2018 lalu telah berkonversi menjadi Bank NTB Syariah. Ini menjadi ladang amal bagi kita. Kalau kita bekerja di suatu lembaga yang didasari atas dasar agama, maka perbuatan kita tidak hanya memenuhi hajat kita tetapi semoga Allah menjadikan apa yang kita lakukan untuk bekerja di insituti ini menjadi amal yang baik bagi diri dan keluarga kita,” ujarnya.

Baca Juga  Peduli Pendidikan, Rumah Zakat Bantu Pelajar Tidak Mampu

Untuk itu Ia mengajak jajarannya untuk terus memberikan konstribusi yang besar bagi masyarakat NTB, serta berfikir dan berbuat yang terbaik untuk organisasi. “Semoga ke depan Bank NTB Syariah bisa menjadi kebanggaan bagi masyarakat NTB dan semoga apa yang kita lakukan bersama dimudahkan Allah serta diberikan kebaikan agar bisa senantiasa mengabdi lebih baik dan lebih besar bagi masyarakat dan daerah ini,” tandasnya.

Direktur Utama PT. Bank NTB Syariah H. Kukuh Raharjo dan Komisaris Utama, H. Zainal Fanani

Sementara itu Komisaris Utama Bank NTB Syariah, H. Zainal Fanani menambahkan bahwa Bank NTB Syariah sudah memasuki 8 bulan sejak dikonversi dari Bank NTB September 2018 lalu. Menurutnya, ini merupakan tahap awal karena masih banyak tugas yang memerlukan kerja keras agar Bank NTB Syariah ini bisa bermasalahat bagi masyarakat maupun jajarannya sebagai pelaksana. Menjadi tugas dan tanggung jawab bersama untuk mewujudkan cita-cita Bank NTB Syariah yaitu memberikan keadaan yang lebih baik. “Kepada jajaran Bank NTB Syariah se Pulau Sumbawa, mari kita azzamkan kepada diri kita masing-masing untuk terus berusaha bekerja dengan sebaik-baiknya, menjadikan lembaga perbankan lebih baik daripada saat kita masih bernama Bank NTB. Tekad ini tidak mungkin terealisasi kalau kita tidak berusaha secara tulus dan maksimal,” ajaknya.

Karenanya Halal Bihalal yang digelar ini sambung Haji Zainal Fanani, hendaknya menjadi satu momentum untuk sebuah komitmen bersama menjadikan Bank NTB Syariah lebih baik dari sebelumnya. “Menjadi lebih baik dimaknai bahwa Bank ini harus bermanfaat bagi masyarakat, pemegang saham dan para karyawan. Tentunya memberikan kesejahteraan kepada kita semua,” pungkasnya.

Baca Juga  Bupati Sumbawa Dianugerahi Tanda Penghargaan Dharma Pertahanan
Dewan Pengawas Syariah TGH. Ruba’i Ahmad Munawar

Acara Halal Bihalal ini diakhiri dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz TGH Ruba’i Ahmad Munawar LC. Dalam ceramahnya, TGH Ruba’i yang juga Dewan Pengawas Syariah ini mengupas tentang makna Idul Fitri dan maaf memaafkan. (JEN/SR)

bankntb BPSK

No More Posts Available.

No more pages to load.