Menkes di Belanda, Peletakan Batu Pertama RSUD Sumbawa Diwakili Direktur Farmasi

oleh -23 views

SUMBAWA BESAR, SR (22/6/2019)

Sejarah Kabupaten Sumbawa akan terukir pada masa pemerintahan HH Husni Djibril B.Sc–Drs. H. Mahmud Abdullah, Senin, 24 Juni 2019. Pasalnya pada hari itu, pembangunan RSUD Sumbawa di lokasi relokasi, Genang Genis, Sering, Desa Kerato Kecamatan Unter Iwis akan dimulai. Hal tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama (ground breaking) oleh Kementerian Kesehatan RI. Rencananya peletakan batu pertama ini langsung dilakukan Menteri Kesehatan Prof. Dr. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K). Namun menteri tersebut berhalangan hdir karena ada tugas negara di luar negeri.

Direktur RSUD Sumbawa, dr. Dede Hasan Basri dalam jumpa persnya, Sabtu (22/6) mengakui hal itu. Menurutnya, Menteri Kesehatan batal hadir karena berada di Belanda untuk urusan kedinasan. Dirjen pun demikian, ikut mendampingi Menteri di Negeri Kincir Angin tersebut. Mewakili Menteri melakukan peletakan batu pertama pembangunan RSUD Sumbawa ini adalah Direktur Kefarmasian yang datang bersama rombongan. Ia mengakui persiapan acara ground breaking ini sudah dipersiapkan, termasuk penyambutan tamu pusat dan propinsi. Pihaknya juga sudah membuat jalan masuk dengan melakukan pengurugan.

Untuk diketahui, ungkap dr. Dede, pasca peletakan batu pertama ini menandai mulai dilaksanakan pembangunan RSUD yang diawali pembangunan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Instalasi Rawat Jalan (IRJ). Untuk IGD dibangun berlantai I seluas 1.772 meter persegi, dengan anggaran mencapai Rp 15,5 milyar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik. IRJ juga berlantai satu dengan luas bangunan 2.627 meter persegi. Untuk IRJ sumber anggarannya dari APBD Kabupaten Sumbawa sebesar Rp 19,5 milyar. Pengerjaan dua bangunan oleh PT Fikri Bangun Persada selaku rekanan, harus sudah tuntas akhir Desember 2019 mendatang dan langsung digunakan untuk memberikan pelayanan medis. “Kami harap dukungan semua pihak, agar pembangunan ini berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” demikian dr. Dede yang didampingi Kasi Pelayanan Medis RSUD, Hardiansyah, A.Md.Kep. (JEN/SR)

BPSK dukacita dukacita bankntb
Baca Juga  BLT-DD Berlanjut Hingga September, Hanya 300 Ribu/Bulan