RS Surya Medika dan PDM Sumbawa Bantu Ringankan Beban Keluarga Almarhum Hariono

oleh -30 views

SUMBAWA BESAR, SR (11/5/2019)

Meninggalnya Hariono menyisakan duka yang mendalam bagi keluarganya. Pasalnya, almarhum merupakan tulang punggung keluarga. Almarhum meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang masih sangat membutuhkan perhatian. Hal ini mengingat kehidupan ekonomi almarhum tergolong masyarakat pra sejahtera. Tentunya harus ada usaha yang menopang ekonomi keluarga sepeninggal almarhum. Selain itu putrinya yang masih baru saja menamatkan jenjang sekolah dasar membutuhkan kelangsungan pendidikan terutama memasuki jenjang sekolah menengah pertama (SMP). Sangat sayang dengan masa depan yang masih sangat panjang putrid almarhum harus putus sekolah.

Kemarin, Rumah Sakit Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa bersama Pengurus Daerah (PDM) Muhammadiyah Sumbawa mengunjungi keluarga besar almarhum Hariono di rumah duka, Kampung Pelita, Desa Labuan Mapin, Kecamatan Alas Barat. Kedatangan tim ini disambut hangat keluarga yang didampingi Kades setempat. Kunjungan tersebut sebagai rangkaian kegiatan tim melakukan Safari Ramadhan di Desa Juru Mapin Kecamatan Buer. Dalam kesempatan itu mewakili tim Direktur RS Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa, dr Yogi Triatmakusuma menyerahkan santunan kepada istri dan anak almarhum. Dr Yogi berharap bantuan yang diberikan tidak dilihat dari nilainya dan diharapkan dapat sedikit mengobati duka dan meringankan beban keluarga almarhum. “Kami turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum, semoga Allah SWT menghapus dosa-dosanya dan menjadikanya ahli syurga, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran,” ucap dr Yogi yang diamini semua yang hadir.

Baca Juga  Wisuda IX, STAI NW Samawa Lahirkan Puluhan Sarjana

Terkait dengn kelangsungan pendidikan anak almarhum, dr Yogi menyatakan akan bersama Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) akan memfasilitasi kebutuhan kedepan dalam pendidikan anak almarhum.

Seperti diberitakan Hariono (40) meninggal dunia tanpa penanganan medis. Warga Kampung Pelita, Desa Labuan Mapin, Kecamatan Alas Barat Kabupaten Sumbawa ini menghembuskan napas terakhir, Rabu (8/5) malam sekitar pukul 21.00 Wita. Rencananya Hariono akan dijemput pihak Rumah Sakit Surya Medika PKU Muhammadiyah Sumbawa, Kamis (9/5) pagi ini untuk ditangani secara medis. Pihak rumah sakit prihatin setelah melihat foto kondisi Hariono yang diposting netizen melalui media sosial (facebook). Hariono yang semasa hidupnya bekerja sebagai buruh tani ini meninggalkan seorang istri dan satu orang putri yang baru saja menamatkan pendidikan Sekolah Dasar (SD) di Taliwang dan akan melanjutkan jenjang SMP di Kecamatan Alas Barat.

Almarhum sudah menderita sakit 7 yang lalu diawali sakit di bagian tenggorokan. Dan dalam 5 bulan terakhir kondisinya parah, batuk-batuk, nyeri pinggang dan susah makan. Upaya pengobatan sudah dilakukan, baik tradisional maupun medis tapi hanya sebatas Puskesmas. Sebab untuk dilanjutkan ke RSUD Sumbawa atau dirujuk ke Mataram, keluarga tak punya biaya. Meski mengantongi BPJS, tapi keluarga kesulitan biaya hidup selama perawatan terutama terkait asupan gizi almarhum. Akhirnya almarhum hanya terbaring tak berdaya di rumahnya dengan perawatan seadanya. (SR)

bankntb BPSK

No More Posts Available.

No more pages to load.