Sterilkan Pasar Seketeng, Bupati Instruksikan Pedagang Kembali ke Pasar Kerato

oleh -24 views

SUMBAWA BESAR, SR (7/5/2019)

Bupati Sumbawa HM. Husni Djibril, B.Sc menginstruksikan kepada seluruh pedagang yang masih berjualan di sekitar Pasar Seketeng untuk kembali ke Pasar Kerato. “Saya instruksikan kepada Wakasat Pol PP, mulai hari ini untuk dapat mengawasi dan mengamankan Pasar Seketeng, jangan ada lagi aktivitas di Pasar Seketeng, dan kepada ibu-ibu pedagang ikan dan sayur, saya himbau secara persuasif untuk segera pindah kembali ke Pasar Kerato,” tegas Bupati dalam rapat terbatas yang dihadiri Dandim 1607 Sumbawa, Kapolres Sumbawa yang diwakili Kabag Ops, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Kadis Bapenda beserta jajaran, Kadis Perhubungan, Kadis Lingkungan Hidup, Wakasat Pol PP, Camat Unter Iwes, Lurah Seketeng, Kepala Desa Uma Beringin dan Ketua Karang taruna beringin jaya, serta para pedagang eks Pasar Seketeng.

Terkait masalah yang menyebabkan pedagang enggan berjualan di Pasar Kerato karena alasan sepi pembeli, serta sarana dan prasarana yang kurang memadai, Bupati meminta kepada para pedagang untuk dapat bersabar dan ikhlas serta tetap berdoa untuk kelancaran rejeki, mengingat proses pengerjaan Pasar Seketeng yang menelan biaya sebesar Rp 58 milyar, akan memakan waktu sekitar 6-8 bulan. Pada 11 Juni 2019 mendatang sudah ada pemenang tender.

Kepada Kepala Bapenda beserta jajaran, Bupati meminta untuk bergerak cepat, dan terjun langsung melakukan pengawasan di Pasar Kerato. Kepada Camat Unter Iwes diminta untuk tetap berkoordinasi dengan Karang Taruna Beringin Jaya Desa Uma Beringin, untuk memastikan tidak terjadi pungli di Pasar Kerato. “Mari dukung pemerintah untuk membangun Pasar Seketeng yang benar-benar representatif, demi kemajuan daerah kita, sehingga kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumbawa benar-benar dapat terwujud,” pungkas Bupati.

Baca Juga  Pendapatan Daerah Kabupaten Sumbawa Turun 13,47 Milyar

Sementara itu, Dandim 1607 Sumbawa Letkol Inf. Syamsul Huda, SE.,M.Si dalam kata pengantarnya menyampaikan bahwa tujuan digelarnya rapat tersebut, terkait aksi demo yang dilakukan pedagang eks Pasar Seketeng 2 hari lalu. Rapat ini untuk menyatukan persepsi dan menyelesaikan masalah yang ada antara pengelola pasar dalam hal ini Bapenda sebagai representasi dari Pemda, para pedagang, dan Karang Taruna yang harus mendapat porsi sesuai sehingga keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat tetap terjamin, tanpa ada upaya premanisme dan arogansi dari pihak manapun. (SR)

bankntb BPSK

No More Posts Available.

No more pages to load.