Jangzulmi di BSLU Mandalika, Gubernur Serap Aspirasi Para Lansia

oleh -4 views

MATARAM, SR (3/5/2019)

Pemerintah Provinsi dengan peran dan tugas yang diembannya terus berupaya mengayomi, melindungi, dan memberikan perhatiannya kepada seluruh warga NTB. Tidak terkecuali warga Balai Sosial Lanjut Usia (BSLU) Mandalika Mataram, yang hari ini dikunjungi langsung oleh Gubernur dan Istri, serta jajaran Pemerintah Provinsi NTB melalui kegiatan “Jumpa Bang Zul dan Ummi Rohmi (Jangzulmi).

Dengan tema “Pembangunan Kesejahteraan Sosial Berbasis Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Menuntaskan Kemiskinan di NTB”, Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc dalam kesempatan itu menceritakan sebuah kisah yang sangat inspiratif. Ada satu tradisi di Jepang, ketika orang tua sudah renta anak-anaknya akan menggendong orang tua mereka ke hutan untuk ditinggalkan. “Orang tua mereka digendong dan ditinggalkan di Hutan. Entah, orang tuanya nanti hilang atau dimakan binatang buas. Karena di Jepang, mereka menganggap orangĀ  yang sudah tua akan merepotkan,” tuturnya.

Ada seorang anak muda, karena orang tuanya juga sudah tua, dia ingin melakukan hal serupa. Dan mulai menggendong ibunya ke hutan. Ketika dalam perjalanan, Ibunya terus sibuk memotong dahan. Dan setelah sampai di hutan, anaknya bertanya” kenapa Ibu terus memotong dahan?” Ibunya menjawab.” Saya sengaja memotong dahan-dahan itu. Agar ketika kamu pulang, kamu tidak akan tersesat dan menemukan jalan pulang,” jawab sang Ibu. Akhirnya anak itu menangis dan membawa ibunya kembali pulang,” tutup Gubernur.

Baca Juga  Milad 41 Tahun Kampus UMMAT, ini Pesan Gubernur Bang Zul

Gubernur menyampaikan hikmah dalam kisah ini, khususnya di zaman sekarang banyak orang dan anak-anak tidak ingin meninggalkan orang tuanya sendiri di rumah, tidak ingin menempatkan orang tuanya di panti social. “Namun orang tuanya ditinggalkan selama 24 jam, dan ditinggal merenung di rumah,” ucap Gubernur.

Selanjutnya, Gubernur juga mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan ini tantangan yang harus dikerjakan bersama. “Orang tua tidak ingin hidup di rumah mewah, tapi dia tidak punya teman untuk bersenda gurau. Karena itu masa depan akan dipenuhi dengan panti-panti seperti ini. Dimana orang di panti, bukan karena anaknya tidak peduli, bukan karena tidak sayang. Namun karena ini adalah cara terbaik agar orang tuanya bahagia di masa tua. Agar orang tuanya punya teman bersenda gurau, agar punya kesempatan bernostalgia, sambil menceritakan memori masa silam, lalu tertawa terbahak-bahak,” jelas Gubernur.

Menurut Gubernur Zul, Panti adalah tempat dan kebutuhan untuk orang tua. Pemerintah Provinsi bersama seluruh jajaran ingin merubah pola dan cara berpikir masyarakat. “Kita harus merubah pola pikir masyarakat tentang panti. Ini memang sangat sulit, namun kita akan mendesign panti ini dan ini adalah expresi kecintaan anak-anak pada orang tuanya,” ujar Gubernur Zul.

Diakhir sambutannya, Gubernur berpesan bahwa di masa sekarang banyak orang yang sudah pensiun, namun fisiknya masih kuat dan jiwanya masih muda. “Muda bukan pada fisik, muda bukan pada usia biologis. Namun muda ada pada jiwa dan semangat,” tutup Gubernur.

Baca Juga  Presiden Tekankan Pentingnya Kerja Terintegrasi untuk Majukan Pariwisata

Istri Gubernur yang juga merupakan Ketua Umum Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah juga menjelaskan bahwa LKKS merupakan lembaga koordinasi dan wadah bagi organisasi masyarakat yang berupaya membantu memecahkan masalah kesejahteraan sosial di Nusa Tenggara Barat. “Saya memang menginisasi kegiatan ini, insyaa Allah beberapa hari lagi kita akan bertemu dengan Bulan Ramadhan, bulan yang penuh dengan aksi sosial. Hari ini kita buat acara ini untuk menggugah. Yang harus kita bantu, kita rasakan masalahnya. Dan kita sama-sama bantu untuk menunjukkan kepedulian sosial kita. Insyaa Allah kita semua pasti akan menjadi tua, dan kita yang masih muda, saatnya memberikan kepedulian kita,” pesannya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan kursi roda oleh Gubernur dan jajaran kepada Pengurus Balai dan bingkisan kepada para warga Balai. (SR)

bankntb BPSK

No More Posts Available.

No more pages to load.