Gubernur Setuju BSLU Ada di Semua Kabupaten/Kota di NTB

oleh -7 views

MATARAM, SR (3/5/2019)

Kehadiran Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc beserta istri Hj Niken Saptarini Widyawati M.Sc di Balai Sosial Lanjut Usia (BSLU) Mandalika Mataram, dalam acara Jumpa Bang Zul dan Ummi Rohmi (Jangzulmi), Jumat (3/5), disambut antusias penghuni dan pengurus setempat. Kesempatan itu dimanfaatkan para penghuni untuk menyampaikan aspirasinya. Di antaranya permohonan bantuan dan perbaikan sarana masjid serta jalan di area Panti Mandalika. Juga ada masukan dari warga kepada Gubernur agar setiap kabupaten/kota dibangun Panti seperti Mandalika. “Ini masukan yang sangat bagus. Ini penting dan harus segera disampaikan ke kabupaten/kota, agar ada tempat dan komunitas. Saya setuju dan yang seperti ini ada di setiap daerah, sehingga jadi tempat rekreasi bersama,” jawab Gubernur menanggapi.

Gubernur dan jajaran juga sempat dikagetkan dengan kehadiran dua orang “bule” ditengah-tengah warga yang mengikuti acara Jangzulmi. “Do you speak in bahasa ? What are you doing here? Please..” tanya Gubernur sambil tersenyum.

Bule tersebut mengaku sebagai tim sosial di panti ini. Mereka membantu tim medis jika ada operasi. Selain itu mengajarkan anak-anak Bahasa Inggris di desa-desa. Gubernur kemudian menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran mereka. “Terimakasih banyak, sangat inspiratif. Ini ada dua orang Amerika datang ke Lombok untuk mengajarkan anak-anak Bahasa Inggris. Banyak yang bertanya dan bahkan curiga untuk apa jauh-jauh dan mengajari anak-anak di desa Bahasa Inggris ? Sebenarnya membantu orang adalah melayani hatinya sendiri,” ucap Gubernur.

Baca Juga  Bupati: Pelatihan Tikrar Momentum Tumbuhkan Kembali Semangat Keislaman

Sementara Kepala Balai Mandalika, Hj. Darwati melaporkan kepada Gubernur beserta jajaran kepala OPD tentang rutinitas warga Balai. “Kami sudah mengajak warga kita jalan-jalan ke Malimbu dan Senggigi. Dan itu program kita setiap tahun menjelang dua minggu sebelum ramadhan. Dan seminggu sebelum lebaran, kami antarkan mereka pulang agar bisa lebaran dengan keluarganya,” jelas Hj. Darwati

Di Balai itu, pihknya mengagendakan shalat 5 waktu berjamaah, shalat dhuha di masjid. Karena itu Ia berharap Gubernur dapat memberikan bantuan perbaikan masjid sehingga aktivitas mengaji dan lainnya di masjid berjalan lancar.

Kemudian untuk mengisi waktu luang, penghuni setempat diajak bercocok tanam dan hasilnya dikembalikan kepada mereka. Ada 12 wisma dan 2 untuk bedrest total dengan perawatan khusus. Jalan dari wisma menuju masjid sudah berlubang dan rusak. Sejak dibangun hanya di tambal sulam, sehingga ketika hari gelap, membahayakan warga balai yang sebagian besar sudah lanjut dan menggunakan tongkat. (SR)

bankntb BPSK

No More Posts Available.

No more pages to load.