Purnasiswa SMPN 1 Sumbawa, Kadis Dikbud: Tidak Ada Istilah “Sekolah Favorit”

oleh -86 views

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS DIKBUD KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, SR (1/5/2019)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, H. Sahril S.Pd menegaskan mulai Tahun Pelajaran 2019/2020 akan menghapus istilah sekolah favorit. Menurutnya semua sekolah itu favorit karena tugas sekolah adalah mencerdaskan anak bangsa. “Kita berharap tidak ada lagi istilah sekolah favorit di Sumbawa,” tegas Haji Sahril SPd dalam arahannya pada acara Purnasiswa Kelas IX SMPN 1 Sumbawa, Selasa (30/4).

Untuk menghilangkan istilah tersebut Kadis Dikbud menyatakan akan tetap menerapkan sistem zonasi pada penerimaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPD) Tahun Pelajaran 2019/2020. Zonasi ini menurutnya, bukan untuk membatasi hak-hak calon siswa untuk mengenyam pendidikan di sekolah mana saja sesuai kehendaknya. Namun kebijakan ini untuk memberikan kesempatan terbaik bagi semua sekolah di daerah ini menunjukkan kualitasnya di masing-masing wilayah. Selain itu bertujuan untuk pemerataan pendidikan. Pemerataan pendidikan dengan dilandasi sistem zonasi ini mulai menunjukkan hasil. Buktinya para juara dalam Olimpiade SAINS Olaharaga Nasional (O2SN) mulai mucul dari luar kota. “Alhamdulillah, prestasi sekolah-sekolah kita di kecamatan dengan di kota sudah mulai merata. Apalagi sistem zonasi ini dapat kita terapkan dengan baik, pasti hasilnya bakal lebih bagus lagi demi terus menciptakan Sumbawa Hebat Bermatabat,” ujar Haji Sahril.

Prestasi yang kian merata ini lanjutnya, harus dijadikan cambuk bagi sekolah-sekolah terutama SMPN 1 Sumbawa dalam mempertahankan eksistensinya dengan terus mencari inovasi terbaru agar terus mampu bersaing. “Pengetahuan itu tidak cukup hanya dengan ilmu. Tanpa disertai kecerdasan tinggi, maka pengetahuan tidak bermakna sama sekali. Karena itu, saya minta semua sekolah untuk terus mengawal anak didiknya dalam menghadapi persaingan global,” pesan Kadis Dikbud.

Baca Juga  Hari Libur, Wabup Novi dan Kadis Dikbud Sambangi PUPINKA

Sebelumnya Kepala SMP Negeri 1 Sumbawa, Sri Irianti, S.Pd M.Pd, menyampaikan sebagai sekolah nomor satu di Tana Samawa, otomatis menjadi pemicu untuk selalu memberikan yang terbaik. Modal input menurutnya, tidaklah cukup untuk meraih prestasi tanpa didukung proses yang baik. Proses yang baik tentulah melahirkan out put yang baik pula. “Kami punya siswa yang pintar dan cerdas. Kami juga punya guru-guru yang hebat. Tapi itu tidaklah cukup tanpa dukungan dari orang tua dan peran komite serta instansi terkait. Modal inilah yang menjadikan semangat kami untuk bisa mempertahankan mutu dan meningkatkan prestasi khususnya di SMPN 1 Sumbawa,” kata Sri Irianti.

Lebih lanjut ia menegaskan, mencapai sebuah prestasi bukanlah sesuatu yang kebetulan. Semua butuh perencanaan yang matang dan terprogram. Karena itu, kebutuhan anak didik baik di bidang akademik maupun non akademik terus difasilitasi. Hasil kerja keras itu sudah membuahkan hasil. Prestasi demi prestasi terus bermunculan. Salah satunya pada pelaksanaan UNBK Tahun Pelajaran 2017/2018, 10 siswanya berhasil meraih nilai terbaik UNBK tingkat kabupaten. “Itu belum termasuk prestasi lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu mulai tingkat kabupaten, provinsi sampai nasional,” tandasnya. (SR)

bankntb BPSK

No More Posts Available.

No more pages to load.