Kurangi Resiko Bencana, Basarnas Latih Tehnik Pertolongan di Perairan

oleh -2 views

SUMBAWA BESAR, SR (29/4/2019)

Kabupaten Sumbawa menjadi salah satu daerah rawan bencana, baik bencana yang disebabkan faktor alam, non alam maupun ulah manusia. Kejadian bencana di daerah ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Di antaranya bencana hydrometeorologi merupakan bencana yang paling sering terjadi diikuti jenis bencana lainnya. “Hingga saat ini, kita masih belum dapat sepenuhnya mampu meniadakan resiko bencana yang disebabkan oleh kejadian atau peristiwa tersebut,” kata Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril, B.Sc., pada pembukaan Pelatihan Potensi SAR Tehnik Pertolongan di Perairan di Hotel Transit Sumbawa Besar, Senin (29/4).

Disampaikan Bupati, menilik tujuan dari dilaksanakannya Pelatihan Potensi SAR, maka kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mengefektifkan peran SAR di Kabupaten Sumbawa. Melalui pelatihan ini, diharapkan akan semakin banyak potensi SAR yang berkompeten, yang akan mampu mempersingkat respon time dalam penanganan di lapangan. “Saya berharap kepada seluruh peserta pelatihan agar dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Sebab banyak orang yang ingin menjadi insan SAR namun tidak semua orang bisa mendapatkan ilmu SAR,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Bina Potensi Basarnas, Marsekal Pertama TNI, Fathurrahman Indra Jaya SE., MM., menyatakan bahwa wilayah Indonesia memiliki tingkat kerawanan yang tinggi terhadap musibah, kecelakaan, maupun kondisi yang membahayakan manusia. Kondisi tersebut juga dihadapi oleh Basarnas Mataram yang wilayah kerjanya termasuk Kabupaten Sumbawa.

Baca Juga  Wagub NTB: Terkonversi ke Syariah, Bank NTB Harus Lebih Baik

Dijelaskannya, tehnik-tehnik yang akan diberikan dalam pelatihan, adalah pengetahuan tentang Medical First Responder, Akses dan Pertolongan di Air, Tehnik Bertahan di Air serta Tehnik membawa korban yang sadar maupun tidak sadar di permukaan air. Direktur juga berharap pelatihan tersebut dapat menghasilkan semangat kemanusiaan, kesatuan pola pikir dan tindak dalam memberikan pelayanan

jasa di bidang SAR. Peserta Pelatihan Potensi SAR Tahun 2019 ini berasal dari instansi pemerintah, swasta, mahasiswa serta organisasi pecinta alam Kabupaten Sumbawa. Pelatihan akan berlangsung selama 5 hari, mulai 29 April hingga 3 Mei 2019, yang mengambil tempat di Hotel Transit Sumbawa dan Pantai Baru Sumbawa sebagai Lokasi praktik lapangan. (SR)

bankntb BPSK

No More Posts Available.

No more pages to load.