Jelang May Day, Disnakertrans dan Apindo Gelar Dialog Sosial Ketenagakerjaan

oleh -12 views

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DISNAKERTRANS KABUPATEN SUMBAWA

SUMBAWA BESAR, SR (29/4/2019)

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) bekerjasama dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menggelar Dialog Sosial Ketenagakerjaan, Senin (29/4). Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa ini dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (Mayday) 1 Mei 2019. Hadir pada acara tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Sumbawa, Ketua Komisi IV DPRD Sumbawa, Kepala Balai Ketenagakerjaan dan K3 Pulau Sumbawa, Kadis Tenaga kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB, dan Pimpinan OPD.

Bupati Sumbawa melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Sumbawa Dr. H. Muhammad Ikhsan, M.Pd menyampaikan apresiasi dan menyambut baik diselenggarakannya kegiatan dialog sosial ketenagakerjaan yang dinilai sangta bermanfaat ini sekaligus menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara. Menurutnya, sinergitas hubungan antara pemerintah dengan serikat pekerja/serikat buruh maupun pengusaha di Kabupaten Sumbawa selama ini secara umum berjalan cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan berbagai keterlibatan serikat pekerja/serikat buruh dalam mendukung berbagai program pemerintah khususnya di bidang ketenagakerjaan seperti peran serikat buruh/serikat pekerja dalam kelembagaan dewan pengupahan untuk menetapkan upah minimum Kabupaten Sumbawa. Pemkab melalui Dinas Nakertrans Kabupaten Sumbawa sebagaimana yang tertuang dalam visi dan misi yaitu memberikan perlindungan terhadap tenaga kerja, selaras dengan program kerja selalu bersinergi dengan serikat pekerja/serikat buruh maupun Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dalam upaya menciptakan kondusifitas dunia investasi maupun dalam peningkatan kesejahteraan pekerja/buruh agar dapat terwujud cita-cita bersama yaitu menciptakan industrial yang harmonis, dinamis dan berkeadilan di Kabupaten Sumbawa.

Baca Juga  Ketua Umum PBNU Menerima Kunjungan Wabup Sumbawa

Dikatakan, pemerintah juga harus memperluas kesempatan pelatihan bagi pekerja/buruh dalam meningkatkan kompetensinya, juga membuat regulasi yang mendorong perwujudan hubungan industrial yang harmonis. Dengan demikian semua pihak berperan agar industri bisa tumbuh dan hubungan industrial menjalankan perannya untuk mendorong terciptanya pembangunan ekonomi. Ke depan, Pemda akan berupaya untuk memfasilitasi peringatan hari buruh internasional, dengan melaksanakan kegiatan yang produktif dan konstruktif bersama seluruh elemen serikat pekerja/serikat buruh, Apindo, TNI/Polri, dan seluruh pihak terkait agar penyampaian aspirasi dari pekerja/buruh dapat dilaksanakan secara santun dan lebih terarah dan untuk selalu menjaga kondusifitas daerah.

Sebelumnya, Ketua Panitia kegiatan Haris Nur, S.Sos melaporkan, pelaksanaan peringatan hari buruh internasional (may day) di Kabupaten Sumbawa dari tahun ke tahun secara umum berjalan kondusif tanpa ada kegiatan atau aksi yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat. Sebagaimana tema peringatan May Day tahun 2019 ini yaitu “together we grow” yang secara harfiah berarti “kita tumbuh bersama”, diharapkan mengangkat kesadaran tiga pelaku hubungan industrial bahwa semua pihak harus bertumbuh. Pekerja/buruh harus meningkatkan kompetensinya melalui pelatihan-pelatihan. Pihak pengusaha harus memberikan kesempatan bagi pekerja/buruh untuk meningkatkan skill dan knowledge-nya. Karena itu kontribusi pekerja terhadap kemajuan dan perkembangan perusahaan akan lebih besar yang akan mendorong perusahaan maju dan berkembang. Adapun jumlah peserta dialog sebanyak 100 orang yang terdiri dari unsur pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja. Dengan narasumber Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB, Ketua Komisi IV DPRD Sumbawa, Kepala Balai Pengawas Ketenagakerjaan, Serikat Profesi Pengusaha, dan Kepala BPJS. (SR)

bankntb BPSK

No More Posts Available.

No more pages to load.