11 Rumah di Desa Seran Luput Diperbaiki, Bupati Tegur Camat  

oleh -25 views

SUMBAWA BARAT, SR (9/4/2019)

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. HW. Musyafirin MM menegur camat yang hanya menerima laporan dari bawah tanpa turun lapangan mengecek kebenaran laporan data tersebut. Sedangkan Bupati menerima laporan dari Camat, apabila data yang diberikan camat salah maka salah juga data yang diterima Kabupaten. “Camat jangan hanya menerima laporan saja turun ke lapangan, data yang disampaikan ke kami bahwa semua yang rusak berat sudah ditangani nyatanya di lapangan masih ada 11 warga yang rumahnnya rusak berat belum dikerjakan dan mereka masih tidur di tenda pengungsian. Saya perintahkan besok 11 rumah itu harus sudah dikerjakan sebelum bulan puasa harus sudah bisa ditempati, dan sebelum bulan puasa tidak boleh ada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa di tenda,” tegas Bupati saat berkunjung ke Desa Seran tempat 11 rumah warga yang belum dikerjakan.
Diinformasikan Bupati, dana stimulan rehab-rekon tahap III sudah ditransfer 50 persen oleh pemerintah pusat dan masih dalam proses pencairan. Camat hingga anggota Pokmas yang nantinya dibantu TNI dan Polri untuk terus proaktif mendorong percepatan pembangunan 11 rumah korban gempa yang belum selesai. Mereka menerima bantuan uang tunai Rp 5 juta dari Bupati Sumbawa Barat. Bantuan tersebut merupakan dana awal untuk percepatan rehab-rekon rumah warga.

Dandim 1628/ Sumbawa Barat, Letkol CZI Eddy Oswaronto ST mengatakan, satu SSK atau sebanyak 100 anggota Yon Zipur di Seteluk akan dikerahkan ke Desa Seran. Danramil dan anggota juga akan turun membantu mempercepat penanganan 11 rumah warga Desa Seran. Dengan gotong royong, dia berharap dua minggu atau paling telat sebelum puasa, 11 rumah warga bisa ditempati.

Baca Juga  Presiden Serahkan 5.000 Sertifikat Warga Jatim di Surabaya

Kapolres Sumbawa Barat AKBP Mustofa, SIK., M.Si mengatakan, laporan sebelumnya rumah rusak berat di KSB semuanya sudah dikerjakan. Ternyata saat Forum Yasinan lalu terungkap ada yang belum dikerjakan yakni di Desa Seran ini. Untuk mempercepat pembangunan, maka tidak ada jalan lain kecuali gotong royong. Polres akan menerjunkan anggota termasuk jika diperlukan pasukan Brimob. ‘’Target kami, warga bisa tinggal di rumah saat puasa, bisa berbuka dan makan sahur di rumahnya bukan di tenda lagi,” tandasnya. (HEN/SR)

 

bankntb BPSK

No More Posts Available.

No more pages to load.