Gubernur NTB Diundang Menristekdikti, UTS Segera Dinegerikan

oleh -46 views

Dan Operasional Secara Mandiri Politeknik di KLU dan Bima 

MATARAM, SR (3/4/2019)

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd akan hadir membuka dan memberikan Arahan Umum dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi NTB Tahun 2020 di Mataram.

Karo Humas dan Protokol Provinsi NTB, Najamuddin Amy, menegaskan bahwa kehadiran Wagub sesuai perintah langsung Gubernur. Sebab Gubernur diundang Menristekdikti sesuai Instruksi Presiden beberapa waktu lalu terkait dengan segera beroperasionalnya secara mandiri 2 Politeknik di Kabupaten Lombok Utara dan di Kabupaten Bima serta proses percepatan Penegerian Universitas Teknologi Sumbawa.

Najam menjelaskan bahwa komitmen peningkatan SDM NTB adalah salah satu Misi Gemilang NTB, Sehat dan Cerdas. Untuk diketahui bahwa Politeknik di 2 Kabupaten tersebut masih di bawah binaan UNRAM. “Gubernur NTB akan hadir didampingi Rektor UNRAM, Bupati KLU dan Bupati Bima. Kemarin sudah dikoordinasikan dengan Panitia Musrenbang bahwa dua kepala daerah tidak bisa hadir karena menemani gubernur NTB,” tegas Najam.

Gubernur tetap mengawal agenda musrenbang. Sebelumnya, Gubernur menghadiri langsung Forum Pimpinan Daerah dan Forum Perangkat Daerah 2019. Bahkan, dalam dua forum tersebut Gubernur menyaksikan langsung penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Provinsi NTB 2020 maupun paparan para Bupati dan Walikota se-NTB tentang isu strategis dan usulan program untuk menjamin sinergitas, sinkronisasi dan keberlanjutan program-program pembangunan antara pemerintah, pemprov dan pemkab atau pemkot,” jelas Najamuddin Amy.

Baca Juga  NU Peduli Tetapkan Desa Bukit Tinggi Lobar Lokasi Pemberdayaan

Najamuddin optimis, Musrenbang yang menjadi elemen penting dalam proses berjalannya pembangunan, mampu menyerap aspirasi masyarakat secara menyeluruh. Karena tahapannya dilaksanakan secara berjenjang mulai dari ditingkat bawah. “Semua aspirasi dan masukan yang didapat, bersama-sama pemerintah akan mengintegrasikan hal itu. Musrenbang tahun ini agak unik dan berbeda karena para Kepala OPD dibekali pengetahuan dan metodologi  Balance Score Card (BSC) sehingga bisa mengukur kinerja pembangunan dari perencanaan sampai dengan evaluasinya,” demikian Najamuddin Amy. (SR)

bankntb BPSK

No More Posts Available.

No more pages to load.