Bupati KSB Tegaskan Tetap Merelokasi Warga Karang Songak

oleh -9 views

SUMBAWA BARAT, SR (3/4/2019)

Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H.W Musyafirin MM menegaskan akan tetap melakukan relokasi Karang Songak, Kelurahan Bugis Kecamatan Taliwang. Pasalnya secara administrasi pemukiman itu berada di dalam kawasan hutan lindung yang harus dilindungi dan tidak dibenarkan berdiri bangunan. Tidak hanya di dalam kawasan, pemukiman warga setempat dibangun di bantaran sungai. “Jadi tidak ada alasan untuk tidak direlokasi ke tempat lain yang kami sediakan walaupun ada penolakan dari masyarakat,” tegasnya kepada SAMAWAREA, kemarin.

Menurutnya, warga yang baik harus taat aturan. Pemda melakukan hal itu karena memiliki niat baik untuk memindahkan warga dari bantaran dalam kawasan ke tempat yang lebih nyaman untuk keberlangsungan hidup di masa depan. Namun dari laporan Camat yang sudah melakukan sosialisasi, sebagian besar warga di sana menerima dan tidak mempermasalahkan direlokasi. Hanya ada satu orang yang menolak. “Jika sudah sebagian besar dan hanya satu orang yang menolak, kita ambil tindakan,” tandasnya.

Untuk diketahui kata Bupati, loksi relokasi ke rumah susun (Rusun) di Batu Ble ini sangat bagus. Selain tempatnya nyaman juga sangat dekat dengan Pasar Brang Ene. Terlebih lagi sebagian besar warga Karang Songak adalah pedagang di pasar. “Mereka bisa berjualan di pasar, dan Pasar Brang Ene bisa hidup, karena Pasar Brang Ene sudah kita bangun,” imbuhnya.

Baca Juga  Meski Covid, Disnakertrans KSB Tetap Terima Aduan Ketenagakerjaan

Terkait pola administrasi bagi masyarakat yang akan menempati Rusun, Bupati menyatakan akan dirapatkan apakah digratiskan atau dipungut biaya. Yang pasti, dalam mengambil keputusan pemerintah tidak akan mengabaikan hak-hak masyarakat untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Karena prinsipnya tidak mungkin Pemerintah akan mengusir masyarakat tersebut tanpa solusi, tentunya yang tidak merugikan masyarakat. (HEN/SR)

bankntb BPSK

No More Posts Available.

No more pages to load.