Netralitas ASN, TNI/Polri Jadi Sorotan, Bawaslu Sumbawa Gelar Sosialisasi

oleh -10 views

SUMBAWA BESAR, SR (3/4/2019)

Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah menyampaikan netralitas ASN kian menjadi sorotan menjelang perhelatan Pemilu serentak pada 17 April 2019 mendatang. Hal ini mengingat sosok ASN yang merupakan abdi negara, posisinya erat dengan aturan yang mengikat untuk tidak menunjukkan dukungan dan referensi politiknya pada masa pemilu, kendati memiliki hak politik untuk memilih. Ini berbeda dengan masyarakat pada umumnya, sebab kelancaran pemilu tak bisa dilepaskan dari netralitas ASN. Karena itu Wabup saat membuka Sosialisasi Netralitas Bagi Aparatur Sipil Negara, TNI dan Polri yng digelar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumbawa di lantai III Kantor Bupati, Selasa (2/4), meminta seluruh peserta yang hadir di antaranya Sekda beserta Asisten Pemerintahan dan Kesra, perwakilan anggota Forkopimda, anggota Bawaslu, pimpinan OPD, Camat dan para Kapolsek, dapat menghimbau seluruh masyarakat agar menggunakan hak pilih dan tidak melakukan golput (tidak memilih). Sebab dengan semakin sedikit masyarakat yang golput akan meningkatkan kredibilitas dan legitimasi dari pemilu serentak 2019 nanti. “Saya juga berpesan kepada segenap masyarakat Sumbawa untuk bijak dalam memanfaatkan media sosial dengan cara tidak terpancing dan terprovokasi terhadap berita yang tidak benar (hoax) dan ujaran kebencian (hate speech) yang beredar luas di media sosial. Dengan demikian secara tidak langsung kita telah ikut serta dalam menjaga kondusifitas lingkungan dan menciptakan suasana demokrasi yang aman, damai, dan sejuk demi persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkas Wabup.

Baca Juga  Launching GSP, KPU Sumbawa Gelar Gerak Jalan Pemilihan Serentak 2018

Sebelumnya Ketua Bawaslu Sumbawa Syamsi Hidayat, S.IP menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti hasil rakernis netralitas ASN, TNI, dan Polri pada Pilpres dan Pileg 2019 yang diselenggarakan beberapa waktu lalu di Bali. Bawaslu sebagai lembaga yang melakukan pengawasan pada pemilu 2019, wajib melakukan upaya dan langkah-langkah pencegahan terjadinya pelanggaran, sebelum melakukan penindakan. Upaya dan langkah pencegahan yang telah dilakukan yaitu dengan mengadakan sosialisasi kepada ASN, TNI/Polri, menggelar safari demokrasi di 24 kecamatan, memberikan himbauan kepada seluruh elemen masyarakat melalui media cetak dan elektronik. Semua upaya dilakukan dihajatkan agar pemilu 2019 berjalan lancar sesuai azas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil bagi penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU dan Bawaslu. Sehingga tidak ada keberpihakan dalam melayani masyarakat.

Diingatkan juga kepada ASN, TNI/Polri untuk tidak terlibat dalam politik praktis maupun politik uang, mengingat saat ini kampanye sudah memasuki tahapan kampanye rapat umum. Apabila ditemukan pelanggaran, masyarakat dihimbau segera melapor ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu yaitu Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan.

Dalam acara tersebut Sekretaris Daerah membacakan pernyataan sikap netralitas ASN, TNI dan Polri Kabupaten Sumbawa, dan penandatanganan deklarasi pernyataan sikap oleh Wakil Bupati Sumbawa, Sekretaris Daerah, Perwakilan anggota Forkopimda, dan Ketua Bawaslu Sumbawa. Acara dilanjutkan dengan foto bersama dan sosialisasi. (SR)

bankntb BPSK

No More Posts Available.

No more pages to load.