Dana Desa Kerap Bermasalah, Wabup KSB Kumpulkan Kaur Keuangan dan Perencanaan

oleh -15 views

SUMBAWA BARAT, SR (26/3/2019)

Banyaknya permasalahan yang muncul di desa terutama terkait pengelolaan dana desa yang begitu besar, mendorong Wakil Bupati Sumbawa Barat mengumpulkan seluruh Kaur Keuangan dan Kaur Perencanaan se-KSB untuk diberikan pelatihan tentang tata cara pengelolaan dana desa. “Saya sengaja kumpulkan semua Kaur Keuangan dan perencanaan di setiap desa karena yang sering timbul masalah hanya terkait dengan pengelolaan dana desa yang tinggi yang bisa mencapai 2 milyar bahkan lebih, dengan kemampuan desa yang terbatas bahkan tidak jarang di setiap desa tidak ditunjang dengan ilmu pendidikan yang memadai, dalam pengelolaan dana desapun tanpa ada pengawasan dan juga tanpa ada konsultannya. Sehingga hampir semua desa memiliki permasalahan. Dengan pertemuan ini kami berikan arahan dan mendiskusilan permasalahan ini, karena yang bertanggung jawab penuh terhadap dana desa adalah Kaur Keuangan dan Kaur Perencanaan,” ungkap Wabup Fud Syaifuddin ST, belum lama ini.

Apalagi sambung Wabup, dalam pengelolaan yang dana desa menggunakan sistem baru, ditambah lagi dengan banyak pegawai desa yang baru karena disesuaikan dengan politik desa. Tidak jarang pegawai yang diangkat Kades merupakan kerabat dan tim suksesnya. Akibatnya banyak desa yang bermasalah karena mengikuti keinginan kadesnya kendati tidak sesuai aturan yang ada. “Saya berharap dalam kesempatan ini semua perangkat desa dapat menyampaikan apa permasalahannya agar bisa kita tangani secepatnya. Jika kalian tidak terbuka nanti dapat masalah. Jangan terbuka pas masalah sudah ditangani polisi dan jaksa, karena tidak ada perbaikan lagi tinggal menerima hukuman. Sudah ada contoh dua kepala desa yang tersangkut hukum dan ini nama baik daerah yang harus kita jaga,” tandasnya.

Baca Juga  Komisi II DPRD Dorong KSB Jadi Kabupaten Layak Anak

Dalam kesempatan itu Wabup menyampaikan ada masalah satu desa di KSB yang memaksakan bendaharanya untuk mentransfer uang ke kepala desanya. Ada juga yang bersekongkol dengan kepala desa dalam mengerjakan proyek desa yang dilakukan oleh kepala desanya. Ternyata proyek itu tidak da tapia uangnya cair dan habis. Persoalan ini bukan hany kadesnya yang tersangkut hukum, tapi bagian keuangannya ikut terseret. Sebab tidak mungkin Kades bisa mengambil uang itu sendiri, tanpa ada kerjasama. “Saya ingatkan bahwa tahun ini BPK akan turun sampai ke desa-desa, janagan kira yang sudah melakukan SPJ kalain sudah aman nanti di bulan april BPK akan turun mengecek semua SPJ yang sudah kalian serahkan. Bagi desa yang punya masalah silahkan gomong agar kita bisa cari solusinya sekarang, agar tidak bermasalah di kemudian hari,” pungkasnya. (HEN/SR)

bankntb BPSK

No More Posts Available.

No more pages to load.