Wagub NTB Pantau UNBK Hari Pertama Tingkat SMK

oleh -4 views

MATARAM, SR (25/3/2019)

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd melakukan pemantauan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK Negeri 6 Mataram, Senin (25/3). Dalam pemantauan tersebut Umi Rohmi didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB Drs. H.M. Suruji, Kepala Sekolah SMK Negeri 6 Mataram Ridha Rosalina, beserta tenaga pendidik di SMK 6 Mataram.

Dalam proses pelaksanaan UNBK, Umi Rohmi mengingatkan agar listrik dan jaringan tidak terganggu. Ia meminta pihak penyelenggara mempersiapkan perangkat cadangan untuk memback-up jika terjadi kemungkinan terburuk. Hal itu untuk menjaga agar konsentrasi siswa tidak teeganggu, sehingga mereka dapat memanfaatkan waktu ujian dengan sebaik-baiknya.

Wagub juga mengingatkan agar anak-anak zaman sekarang harus lebih diperhatikan perkembangannya secara psikologi. Saat ini yang terpenting menanamkan sikap kepercayaan diri dan ethos kerja. Karena yang utama sekarang adalah mempersiapkan mental siswa untuk bersaing dan berjuang. “Jika mental sudah terbangun dalam pendidikan kita, saya yakin mereka akan survive. Jangan lembek jadi anak NTB, harus kuat, harus tahan banting, harus mau bekerja keras,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB Drs. H.M. Suruji berharap agar peluang untuk anak-anak bekerja setelah tamat, salah satunya melalui kerjasama Pemerintah Provinsi bersama ITDC yang selama ini sudah terjalin dapat dimanfaatkan. ITDC atau Indonesia Tourism Development Corporation akan memfasilitasi praktek, termasuk juga memberikan tenaga pendidik. “Alhamdulillah, ITDC tidak hanya pariwisata, untuk pertanian juga ITDC menyiapkaan lahan 10 hektar untuk praktek budidaya tanaman,” jelasnya.

Baca Juga  SMAN 1 Plampang Bangun Mental Siswa Baru Melalui MOS

NTB memiliki masa depan yang cerah jika dilihat dari perencanaan pembangunan. Karena itu, sumber daya manusianya harus disiapkan dan diasah agar nantinya tidak menjadi penonton akan hingar bingar pembangunan.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Aidi Furqon menjelaskan, jumlah peserta UMBK se-NTB sebanyak 2.051 siswa. Data saat ini masih diikuti 100%, karena sampai dengan pelaksanaan ujian, belum ada data siswa yang berhalangan atau tidak mengikuti ujian. Untuk mengatasi masalah teknis seperti listrik padam, sekolah telah menyiapkan Genset untuk memback up agar tidak terjadi gangguan dalam pelaksanaan UNBK. Sedangkan untuk mengatasi masalah IT seperti jaringan dan kerusakan komputer, sekolah juga telah menyediakan komputer cadangan untuk mengganti komputer yang rusak. “Khusus siswa yang berada di lokasi terdampak gempa, pemerintah memberikan keringanan dengan mengurangi tingkat kesulitan soal ujian,” jelasnya. (SR)

bankntb BPSK

No More Posts Available.

No more pages to load.