PMII Diminta Membantu Pemerintah Sukseskan Program Industri 4.0

oleh -4 views

SUMBAWA BESAR, SR (17/3/2019)

“PMII untuk Sumbawa: Mengawal Pembangunan Daerah Dalam Menyongsong Bonus Demografi 2020–2030”. Demikian tema Focus Group Discussion (FGD) rangkaian Pelantikan Pengurus PMII Cabang Sumbawa yang digelar di Aula SMKN 1 Sumbawa Besar, Sabtu (16/3). Kegiatan ini  dihadiri sekitar 80 orang peserta di antaranya Bupati Sumbawa yang diwakili Syarifah Huldy, S.Sos., M.Si (Kabid Kesbangpoldagri Sumbawa), Ahmadul Kosasi (Ketua Majelis Pembina Cabang PMII Sumbawa), Ilham Mustami, S.Ag (Mantan Majelis Pembina Cabang PMII Sumbawa), Agus Herlambang (Ketua PMII Kabupaten Sumbawa), dan Boris Syaifullah (Pengusaha nasional asal Sumbawa), serta Unit Kegiatan Kepemudaan, dan pengurus PMII setempat.

DPRD

Dalam kesempatan itu mantan Ketua PMII Kabupaten Sumbawa, Zainal Abidin berharap pengurus cabang yang baru dapat bekerja maksimaldan selalu menjaga hubungan yang baik.

Sementara Ketua PMII Cabang Sumbawa, Erwin Suardin, mengatakan bahwa kader PMII harus mampu menggarap potensi yang dimiliki melalui berbagai proses pendidikan. Kemudian dengan bonus demografi kaum muda harus memberikan kemajuan bagi bangsa. Melalui organisasi diharapkan bisa meningkatkan potensi yang dimiliki sehingga membantu pemerintah dalam mengawal pembangunan.

Di tempat yang sama Pengurus Cabang PMII Bali Nusra, Aziz Muslim mengemukakan mengingatkan kadernya maupun masyarakat secara umum untuk mengawal pemilu damai, menolak politik uang dan tidak membiarkan caleg kotor terpilih. Selain itu bersama membantu tugas pemerintah untuk menyukseskan program industri 4.0

Selanjutnya, Ketua Majelis Pembina Cabang PMII Sumbawa, Ahmadul Kosasi SH mengatakan dalam tubuh organisasi ini terdiri dari beragam latar belakang. Melalui perbedaan ini diharapkan menjadi semangat untuk melahirkan pergerakan dengan membantu pemerintah dalam mengawal pembangunan yang merata. Pengalaman organisasi diharapkan dapat memberikan manfaat dan kemampuan berkomunikasi yang lebih baik di tengah masyarakat. Tak hanya itu melalui organisasi akan menempa karakter dan kepribadian untuk membentuk jiwa kepemimpinan. Di bagian lain, Ahmadul meminta generasi muda terus meningkatkan kapasitas dan kemampuan pola pikir melalui organisasi. Kedepan generasi muda menerima tongkat estafet kepemimpinan sehingga penting untuk terus belajar serta mengasah ketrampilan yang ditunjang skill yang memadai. “Pada 17 April 2019 nanti dilaksanakan Pemilu 2019, mari kawal sehingga pemilu dilaksanakan secara bersih dan damai,” pintanya.

Baca Juga  Kabupaten Sumbawa, Daerah Terinspiratif Penanganan Stunting

Di tempat yang sama Pengurus PMII Pusat, Agus Baharuddin meminta pengurus yang baru dapat  mengabdi dan kerja ikhlas karena tidak ada yang diberikan organisasi. Melalui organisasi dapat memberikan manfaat bagi pengembangan untuk aktualisasi dan pengembangan pola pikir dalam kepemimpinan. Pola kerja pengurus baru tidak harus muluk-muluk maupun banyak, namun fokus pada beberapa program yang langsung menyentuh pada pengembangan diri. Di samping itu melalui bonus demografi yang dinikmati Bangsa Indonesia harus diiringi dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sehingga tidak tergilas perkembangan zaman. “Sebagai generasi muda untuk terus belajar serta mengusai bahasa asing sehingga diharapkan mampu berkomunikasi dengan masyarakat internasional. Dewasa ini tidak ada lagi sekat antara negara yang semuanya sudah terhubung oleh teknologi informasi,” paparnya.

Bupati Sumbawa yang diwakili Kabid Kesbangpoldagri Sumbawa, Syarifah Huldy, S.Sos M.Si mengatakan bahwa masa depan bangsa ada pada generasi. Karena itu peningkatan kapasitas diri mutlak harus dilakukan untuk kemajuan bangsa dan negara. Saat ini kemajuan teknologi informasi dapat dinikmati oleh semua orang. Melalui Gadget kaum muda dapat segera mengetahui dinamika di belahan dunia. “Melalui eksistensi PMII diharapkan dapat berkolaborasi dengan pemerintah dan selalu bersinergi untuk mewujudkan Sumbawa yang hebat dan bermartabat. PMII harus selalu memegang teguh sikap independensi dalam menjunjung tinggi semangat kebenaran sebagai dasar perjuangan,” cetusnya.

Baca Juga  Perkuat Usaha PM, Rumah Zakat Bantu Sarana Usaha

Dalam kesempatan itu Ia meminta PMII memahami terkait isu sosial seperti berita hoax, ujaran kebencian serta berempati terhadap kejadian pembunuhan brutal di Selandia Baru. “Mari meningkatkan solidaritas dan bersatu sehingga Islam merupakan agama yang rahmatan lil alamin di dunia. Mari memilah informasi yang ada di medsos sehingga tidak merugikan banyak pihak maupun diri sendiri. Dewasa ini berita hoax dapat memicu konflik sehingga sebelum dishare berita tersebut harus diklarifikasi kebenarannya,” ujarnya seraya menambahkan keberadaan PMII dapat menjadi oase bagi umat Islam untuk menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa. PMII dapat memberikan cerminan Islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin bagi semua orang. (SR)

DPRD DPRD