Bawaslu Sumbawa Ingatkan Kades dan Lurah Taati Peraturan Pemilu

oleh -5 views

SUMBAWA BESAR, SR (27/2/2019)

Bupati Sumbawa melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Sumbawa, A. Rahim, S.Sos. membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Peraturan Badan Pengawas Pemilu Tahun 2019 Bersama Kepala Desa/Lurah se Kabupaten Sumbawa, Selasa, 26 Februari 2019 lalu. Bertempat di Aula Hotel Tambora Sumbawa, kegiatan tiu dihadiri Anggota Forkopimda, Kepala Desa dan Lurah serta Jajaran Bawaslu Sumbawa.

Bupati Sumbawa melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Sumbawa, A. Rahim, S. Sos saat membuka kegiatan itu menyampaikan apresiasi kepada Bawaslu Kabupaten Sumbawa yang telah menggelar kegiatan sosialisasi, sebagai ikhtiar bersama untuk mengedukasi masyarakat terkait pengawasan Pemilu secara preventif. Dikatakan, salah satu pelanggaran yang sering terjadi adalah pada saat proses pemasangan alat peraga kampanye. Peserta pemilu harus memperhatikan regulasi mengenai aturan pemasangannya, seperti desain, ukuran, dan lokasi pemasangannya, dan yang tidak kalah pentingnya adalah tetap memperhatikan unsur estetika lingkungan, serta harus mendapatkan izin dari pihak terkait. Diakhir sambutan, Bupati berharap kepada Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa agar selalu berjalan dalam koridor aturan dan tata nilai yang berlaku, yaitu bersikap profesional dan netral dalam mendukung terciptanya masyarakat yang demokratis, berkeadilan dan harmonis, jauh dari tindakan-tindakan arogansi dan anarkhis yang dapat mengganggu hubungan silaturrahim yang sudah terjalin baik.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sumbawa, Syamsi Hidayat, S.IP dalam sambutan singkatnya menyampaikan, bahwa kegiatan sosialisasi merupakan salah satu bentuk langkah pencegahan, agar di tahapan pemilu tahun 2019 tidak terjadi penindakan pelanggaran Pemilu. Dijelaskan, Kepala Desa dan Lurah sangat penting memahami aturan-aturan, baik UU Pemilu, Peraturan Bawaslu, Peraturan KPU, UU tentang ASN dan UU tentang Pemerintah Desa. Dengan pemahaman itu aparatur tersebut tidak salah langkah dalam bersikap di lapangan. (SR)

iklan bapenda
Baca Juga  Progress Rehab Rekon di KSB Tertinggi, Hanya Tersisa 15 Persen