Fakultas Hukum IISBUD dan Lapas Sumbawa Teken Nota Kesepahaman

oleh -19 views

SUMBAWA BESAR, SR (22/2/2019)

Fakultas Hukum Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Samawa Rea (IISBUD Sarea) dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sumbawa Besar melakukan penandatanganan nota kesepahaman, Kamis (21/2).   Bertempat di Lapas Kelas IIA Sumbawa Besar, nota kesepahaman ini ditandatangani oleh Dekan Fakultas Hukum, Dianto, SH,. MH dan Kepala Lapas Dr. H. Lalu Jumaidi, SH,. MH, disaksikan Wakil Rektor I Rusmin Nurjadin, S.Pd,. M.Pd beserta Kaprodi Hukum Nurmadiah, SH,. MH, perwakilan mahasiswa IISBUD Sarea dan staf Lapas Kelas IIA Sumbawa. Penandatanganan Nota Kesepahaman ini ditujukan untuk membangun kerjasama dalam hal pendidikan, pengabdian masyarakat dan penelitian. Nota kesepahaman ini juga dianggap perlu karena dengan keberadaan Fakultas Hukum ini diharapkan dapat menjadi wadah dan sarana tempat bertukar pikiran dalam proses pembelajaran, dan sharing knowleg.  “Perlunya peningkatan kapasitas SDM bagi pegawai kami dengan melanjutkan studi di Fakultas Hukum IISBUD Sarea. Karena untuk kenaikan pangkat melalui jalur biasa dengan bermodal ijazah SMA butuh waktu 12 tahun, namun melalui studi lanjut maka kita butuh waktu hanya 4 tahun untuk kenaikan pangkat. Berarti ada perbedaan waktu 8 tahun proses kenaikan pangkat ini,” timpal Kalapas Dr. H. Lalu Jumaidi, SH,. MH, seraya menambahkan pihaknya sangat terbuka dengna kehadiran jajarn Fakultas Hukum IISBUD untuk melakukan apa saja di tempat ini baik riset maupun pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga  Empat Tahun Penjara Tuntutan Tiga Terdakwa Korupsi Bank NTB

Dekan Fakultas Hukum IIISBUD, Dianto, SH,. MH menyampaikan penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan momentum yang luar biasa untuk bertemu sahabat baru yang memiliki ide atau gagasan serta kemauan dalam pembinaan masyarakat. Sahabat baru yang memberikan ruang terbuka bagi kalangan akademik, mahasiswa dan masyarakat untuk partisipasi aktif dalam pembinaan warga binaan di Lapas Sumbawa. “Saat ini kita sudah di era 4.0 yang menuntut kita beraktifitas berpacu dengan teknologi, semua sektor termasuk institusi pemasyarakatan dituntut inovatif. Mudah-mudahan dengan hadirnya Fakultas IISBUD di sini akan terus kita dorong untuk melahirkan sumber daya yang inovatif,” paparnya.

Di bagian lain Dianto mengaku salut dengan kepemimpinan Kalapas. Meskipun jumlah warga binaan overload, pembinaan yang dilakukan sangat humanis dan bersahaja, terlihat model pelayanan dan suasana Lapas yang sangat harmoni. “Saya melihat harus ada intervensi pemerintah daerah dalam pembinaan warga Lapas, terutama dalam pengembangan kreatifitas warga binaan misalnya bantuan alat konstruksi, alat musik dan lainnya,” sarana Dekan low profil ini.

Dalam kesempatan itu Warek I IISBUD Sarea, Rusmin Nurjadin, S.Pd,. M.Pd, menawarkan beberapa jurusan yang berhubungan dengan Ilmu Kemasyarakatan dan Ilmu Hukum yaitu jurusan Ilmu Hukum. Karena di IISBUD SAREA ini memiliki beberapa jurusan yaitu Ilmu Hukum, Ilmu Pemerintahan, Sosiologi, Sastra Indonesia, Ilmu Sejarah,Seni Tari dan Seni Musik. “Untuk informasi lebih lanjut dapat mengunjungi laman website IISBUD SAREA (www.iisbudsarea.ac.id),” ujarnya. (SR)

iklan bapenda