Baru Sebulan Menjabat, Kepala Kemenag Sumbawa Mutasi 10 Pejabat

oleh -60 views

SUMBAWA BESAR, SR (22/2/2019)

Sebanyak 10 pejabat structural di lingkup Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumbawa resmi dilantik, 19 Februari kemarin. salah satunya jabatan Kasi Bimbingan Masyarakat Islam yang sebelumnya lowong pasca ditinggalkan H Ahmad Taufiq S.Ag yang dilantik sebagai Kepala Kemenag Sumbawa pertengahan Januari lalu. Kini jabatan itu diisi LL Zainul Taufiqurrahman SH yang sebelumnya Penghulu Muda/Kepala KUA Kecamatan Unter Iwes. Selain itu Drs H Fikri MPd.I menjabat Kasubag TU Kemenag Sumbawa setelah ditinggal pensiun pejabat sebelumnya. Posisi Kasi Pendidikan Madrasah yang ditinggalkannya diisi H Marzuki S.Pd yang sebelumnya Kasi Pendidikan Agama Islam. Saat ini Kasi Pendidikan Agama Islam dijabat H Suhardi S.Pd. Untuk mengisi jabatan Penyelenggara Syariah yang ditinggalkan Suhardi, Kepala Kemenag mempromosikan Muhlassudin SH yang selama Seksi Pendidikan Madrasah. Selanjutnya Sutardi S.Ag digeser dari Kepala KUA Kecamatan Maronge menjabat Kepala KUA Kecamatan Unter Iwes. Abdul Wahid S.Ag dari Kepala KUA Labangkan menjabat Kepala KUA Kecamatan Maronge. Sementara Amiruddin S.Ag sebelumnya Penyusun Bahan Pembinaan Penghulu/Penyuluh KUA Kecamatan Maronge, dipromosi sebagai Kepala KUA Kecamatan Lape. Selain itu Siran S.Pd dari Kepala TU MTsN 3 Sumbawa digeser menjadi Kepala TU di MAN 2 Sumbawa. Dan Muhammad Sahabuddin S.Pd, sebelumnya Guru Bidang Studi Biologi MAN 3 Sumbawa kini Kepala TU MTsN 3 Sumbawa. “Alhamdulillah hari ini ada 10 pejabat yang kita lantik. Ada juga 22 jabatan yang kita kukuhkan yang dulu istilahnya Kepala KUA sekarang menjadi Penghulu/Kepala KUA,” kata Kepala Kemenag Sumbawa H Ahmad Taufiq SAg.

Baca Juga  TP PKK NTB dan Dinas PMPD Dukcapil Bantu Nakes se-Lombok

Terhadap pejabat yang baru dilantik, Dea Guru Ahmad Taufiq—sapaan akrabnya berharap dapat bekerja dengan baik, jujur, iklas dan bertanggungjawab. Pejabat yang baru dilantik ini juga diharapkan mampu melakukan pendekatan dengan lembaga terkait sesuai tupoksinya masing-masing, terutama DPRD Sumbawa. Ia menilai DPRD merupakan salah satu penentu kebijakan terutama menyangkut masalah anggaran. Ia menyadari di lingkungan Kemenag Sumbawa masih banyak lembaga swasta yang membutuhkan suntikan dana. Memang ada dana melalui APBN namun tidak ada salahnya mencari peluang tambahan anggaran, salah satunya melalui dana aspirasi. “Bantuan dari Pemda Sumbawa juga sangat kami harapkan,” tandasnya.

Terakhir, ia berpesan kepada pejabat yang baru dilantik tetap menjaga kredibilitas dan marwah sebagai pegawai Kemenag. Pegawai Kemenag harus siap bekerja dalam situasi apapun, terutama Penghulu/Kepala KUA untuk siap dalam waktu 24 jam. “Selamat bekerja bagi pejabat yang baru dilantik. Setelah ini mungkin ada lagi mutasi untuk Kepala Madrasah, sebab ada beberapa jabatan ini yang masing lowong,” tandasnya. (SR)

iklan bapenda