Rabies Kian Mengkhawatirkan, Pemda Sumbawa Bentuk Tim Gerak Cepat

oleh -4 views

SUMBAWA BESAR, SR (18/2/2019)

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Drs. H. Rasyidi memimpin Rapat Koordinasi Tim Gerak Cepat Penanggulangan KLB (Kejadian Luar Biasa) Rabies, Senin (18/2) sore.Turut hadir pada rapat yang digelar di Aula H. Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati ini, di antaranya Kapolres Sumbawa, Asisten Pemerintahan dan Kesra dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Anggota DPRD, Pimpinan OPD, dan para camat.

Dalam sambutannya, Sekda menyatakan Kabupaten Sumbawa telah ditetapkan sebagai daerah KLB rabies. Dalam rangka penanggulangan KLB rabies ini, Bupati Sumbawa telah mengeluarkan SK No. 393 tertanggal 11 Februari 2019 tentang Pembentukan Tim Gerak Cepat Penanggulangan Kejadian Luar Biasa Rabies di Kabupaten Sumbawa yang diketuai oleh Sekretaris Daerah. Bupati juga telah menginstruksikan ke seluruh camat, Balai Karantina, lurah dan desa serta OPD terkait untuk mengambil langkah-langkah cepat dalam mencegah penyakit rabies, dengan cara mengawasi secara ketat lalulintas anjing, kucing, kera dan hewan sebangsanya. Selain itu melakukan edukasi tentang bahaya penyakit rabies kepada masyarakat, tidak memberikan izin untuk memasukan atau menurunkan anjing, kucing, kera dan hewan sebangsanya di Kabupaten Sumbawa, memusnahkan HPR (hewan pembawa rabies) dari luar yang masuk tanpa izin, dan mengurangi jumlah populasi anjing liar dengan jalan eliminasi atau pencegahan perkembangbiakan.

Disampaikan Sekda, hingga Senin (18/2) kemarin, telah terjadi 21 kasus gigitan anjing Hewan Pembawa Rabies (HPR). Dari jumlah tersebut telah dilaporkan 4 kasus positif rabies yang terjadi di Kecamatan Tarano. Hal ini menggambarkan ancaman rabies harus segera ditanggulangi secara lebih masif dan sistematis, melibatkan semua unsur terkait baik ASN, TNI-Polri dan masyarakat.“Pastikan semua masyarakat yang tergigit HPR untuk mendapatkan pelayanan medis yang memadai. Lengkapi petugas lapangan yang bersentuhan langsung dengan HPR dengan pelindung keamanan dan pastikan mereka aman dalam bekerja. Lengkapi semua alat, bahan dan dukungan operasional secara memadai, dan daya minta kepada Kepala BPKAD untuk mencukupi kebutuhan anggaran untuk penanggulangan KLB rabies ini sesuai kebutuhan,” pungkasnya. (SR)

 

DPRD DPRD
Baca Juga  Pasca Putusan Banding, Tiga Terdakwa Bank NTB Dikerangkeng