Kecelakaan Maut Depan Kantor Desa Usar, Guru Olahraga SDN Prode Meninggal

oleh -19 views

SUMBAWA BESAR, SR (16/2/2019)

Satu orang tewas dan satu lagi mengalami tulang dalam kecelakaan lalulintas yang terjadi di depan Kantor Desa Usar Kecamatan Plampang, Sabtu (16/2) malam sekitar pukul 21.00 Wita. Adalah Masrun (50) Guru Olahraga SDN Prode menghembuskan napas terakhir saat dalam perjalanan dirujuk ke RSUD Sumbawa, dan Irwan (20) warga Kuang Bungir Desa Usar menderita patah tulang betis. Kondisi dua korban tersebut akibat Honda Revo EA 4681 LA dikendarai Irwan dengan Honda Revo tanpa Nopol yang dikendarai Masrun, bertabrakan. Abbas, salah seorang saksi mata menuturkan sebelumnya korban Nasrun dalam perjalanan pulang dari kebun jagung menuju Dusun Marpe Desa Sepayung, Plampang. Korban sempat mampir di kios untuk membeli rokok. Selanjutnya korban bergegas mengendarai sepeda motor Revo. Ketika korban membelokkan sepeda motornya tanpa diduga muncul sepeda motor yang dikendarai Irwan menghantam samping kanan bagian mesin kendaraan korban. Seketika korban Masrun dan Irwan terjungkal di aspal. Keduanya tergeletak tak sadarkan diri. Warga yang berada di sekitar TKP langsung melarikan keduanya ke Puskesmas Plampang. Dalam pemeriksaan medis, Masrun mengalami luka terbuka di kepala bagian belakang, dan kedua telinga mengeluarkan darah. Oleh dr. Erna Istianti petugas Puskesmas setempat, korban dirujuk ke RSUD Sumbawa untuk mendapatkan penanganan medis lebih intensif. Namun ajal tak dapat ditolak, dalam perjalanan tepatnya di Desa Muer, Guru Olahraga ini menghembuskan napas terakhir. Akhirnya jenazah korban dibawa ke daerah asalnya, Desa Bolo Kabupaten Bima. Sedangkan Irwan menderita patah tulang betis kiri, sakit dada dan sesak napas. Irwan juga dirujuk ke RSUD Sumbawa dan kini dalam perawatan medis.

Baca Juga  TP4D Kejaksaan Siap Kawal Pembangunan di Daerah

Kapolsek Plampang, AKP Abdul Sani yang dikonfirmasi Wartawan SAMAWAREA Biro Sumbawa Timur, membenarkan adanya kejadian tersebut. Kasus kecelakaan ini menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satunya lagi patah tulang. Untuk proses lebih lanjut, kasus ini telah ditangani Unit Lakalantas Polres Sumbawa. (BUR/SR)

iklan bapenda